Rain Missed

Rain Missed

  • WpView
    Membaca 305
  • WpVote
    Vote 71
  • WpPart
    Bab 8
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Mei 18, 2020
Ku rasa banyak orang yang menyukai hujan, apalagi setelah kemarau yang membuat bumi kering sehingga tanah-tanah yang mengering terlihat mengenaskan. Aku terus menanti hujan, mulai september, oktober, november, hingga desember. Banyak ketentraman hati dan jiwa ketika hujan turun, hingga membuatku tenang menikmatinya. Hujan yang menghalangi aktivitas sehari-hari tidak membuatku sedikitpun terusik. Dengan aroma yang khas, juga suara yang menenangkan dapat membuat pikiranku jernih seketika. Sebegitunya efek hujan di hidupku. Happy reading ~~
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#7
pecintahujan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Rain Sound
  • Alena, Si Gadis Hujan
  • RAIN
  • Rain : Because of You [On Hold]
  • Rintik Hujan [SELESAI]
  • Rainy Day
  • Rianbow [SHS 1]
  • Saat Dunia Fana Berskenario
  • SEMUA KARENA HUJAN [COMPLETED]
  • Hujan Di Langit November

(Telah Diterbitkan) Aku bingung kenapa banyak orang yang menyukai hujan. Saat kutanya, sebagian dari mereka mengatakan bahwa hujan itu romantis, beberapa berkata bahwa hujan itu menyejukkan, yang lainnya mengungkapkan bahwa hujan membawa ketenangan. Ada juga yang bilang bahwa hujan membawa keluar semua kenangan yang lama tersimpan rapi di sudut hati setiap orang. Kau juga suka hujan. Dan alasanmu adalah favoritku. Kau bilang hujan adalah anugerah Yang Maha Kuasa. Tetes-tetes yang turun membawa pesan dari langit dan setiap butirnya menyampaikan pesan yang menunggu untuk diinterpretasikan oleh setiap manusia. Saat hujan turun, kau selalu mengamatinya. Berusaha memaknai suara yang ditimbulkan oleh berjuta tetes air yang menghantam bumi. Aku sedikit demi sedikit mulai memahami jalan pikiranmu. Juga mulai memaknai bunyi hujan yang turun. Tes. Tes. Tes. Dan karena kepahamanku akan jalan pikiranmu itulah-- Aku membenci hujan. Copyright © 2014 by vachaa

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan