Menapaki Jejak Sejarah Islam

Menapaki Jejak Sejarah Islam

  • WpView
    Membaca 2,958
  • WpVote
    Vote 70
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Mar 17, 2019
WpInfo
Non-fiksi
Islam datang pada saat kondisi masyarakat terpuruk dari beragam sisi. Pembunuhan terhadap bayi perempuan yang tak diinginkan, penyembahan terhadap berhala, zina dan judi menjadi budaya yang lumrah. Cahaya Islsm yang dibawa Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wassalam memberikan titik balik yang signifikan. Bahkan mengubah wajah peradaban manusia menjadi gilang gemilang. Maka dari itu sudah seharusnya umat Islam menilik jejak sejarah besar yang pernah ada di muka bumi ini. Meneladani segala sesuatu yang disampaikan Rasulullah. Sebab tak hanya menjadi rahmat bagi seluruh alam, tapi juga ridho Allah. Kumpulan artikel ini mencoba menghadirkan lika-liku perjalanan para pendahulu dalam menyebarkan Islam. Selamat membaca Ita Djamari
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#3
sahabatrasulullah
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • SIRAH ANNABAWIYAH 1
  • Zauji Zaujati [On Going]
  • CahayaMu
  • Untuk Lorraine dari Jihad

Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. "Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, "Maafkanlah, ayahku sedang demam", kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu. Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?". "Tak tahulah ayahku, orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya," tutur Fatimah lembut.Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi! bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang. "Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut," kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya. Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya. Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan