Eyes Déjà vu

Eyes Déjà vu

  • WpView
    LECTURES 73
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., mars 7, 2019
Dendam itu kembali ketika mata itu menatapku. Rasa ingin membunuhnya begitu kuat. Namun mengapa perasaan ini seakan menahanku untuk membunuhnya? ~Zema Aska Wijaya Kenapa ia menatapku seperti itu? Mengapa ia ingin membunuhku? Apa sebegitu bencinya ia padaku, hingga ia selalu menyiksaku bahkan mempermalukan ku di hadapan orang banyak? ~Zeyra Asyela Reybaka
Tous Droits Réservés
#4
zeyra
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • RUMAH KECIL ITU by : Plavana
  • Jerat
  • Lotus ⚠️ End
  • Is He A Psychopath?
  • SYL
  • Arion (End)
  • Married at First Sight : The Antagonist's Bride
  • Zero-sum Love [FIN]
  • 𝐀𝐗𝐄𝐋 ( 𝐄𝐍𝐃 ✓ )
  • Psychopat [SELESAI]

FOLLOW : @wattpad_plavana03 [Janlup follow dan vote ya! Biar tau kalau update cerita terbaru] Untuk kita, yang dipaksa ikhlas ketika sesak, dan dipaksa mati dalam cerita sendiri. "Kemana perginya mereka?" "Pergilah disaat kamu senang, dan datanglah disaat kau membutuhkan cahaya. Sama seperti bintang yang menerangi langit gelap, disaat rembulan tak kunjung datang." -Elektra Pramoedya. "Semua manusia itu egois. Yang membedakannya hanyalah kadarnya" -Xayara Rayana Deamore. "Dunia itu baik. Bagai tokoh yang memakan hal buruk dalam diri manusia. Namun, aku adalah makanan yang membuat tokoh itu alergi." -Eunio Astrazna Reberturs. "Aku adalah rembulan yang akan menerangimu dengan bentukku yang berbeda." -Adarano Hwenzania Qwertynus. HIGHEST RANK : #1 in Pramoedya #1 in Rumah Kecil

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu