Para Pemburu Senja

Para Pemburu Senja

  • WpView
    Reads 315
  • WpVote
    Votes 152
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 16, 2019
Hanya orang - orang yang terpikat dengan semburat jingga senja, saat lempengnya yang begitu merona memerah, menjingga, kemudian mengungu pada kanvas kubah cakrawala yang terkadang membiru sendu tapi terkadang juga merah keemasan merekah membawa secuil cerita yang telah dituliskan sang Pencipta. Mereka akan menceritakan semuanya padamu. Tentang seluk beluk senja, bagaimana senja bergulir begitu cepatnya, bagaimana asal muasal senja, dan berbagai negeri yang mengucap senja dengan bahasa berbeda atau melihat senja dalam sudut pandang berbeda serta mengartikannya dalam artian berbeda. Mereka semua akan menceritakannya padamu, dongeng di dalam dongeng dan dongeng yang di kelilingi kebenaran. Tetaplah membaca, jika memang waktu masih berpihak padamu dan semoga semua makhluk berbahagia. ig: @yonivapoma24
All Rights Reserved
#55
cakrawala
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja Yang Tak Berulang [Cerpen]
  • SANA
  • 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Cahaya Gemintang (CH!Indonesia)
  • Evolusi Kegelapan
  • Senja dan Jingga
  • DEAR CAKRAWALA

"Cerita ini adalah tentang waktu yang berlalu, tentang perasaan yang terabaikan, dan tentang keputusan-keputusan kecil yang akhirnya membentuk siapa kita. Seperti pelangi yang hanya muncul setelah hujan, cerita ini hadir untuk menunjukkan bahwa di balik setiap kegelapan ada keindahan yang menunggu untuk ditemukan. Baca dengan hati terbuka, dan biarkan kisah ini membawa kamu ke dalam perjalanan yang lebih dalam, di mana setiap perasaan yang terungkap adalah bagian dari cerita yang lebih besar dari yang pernah kita duga. Seperti senja yang perlahan menghilang di cakrawala, cerpen ini akan menyentuhmu dengan lembut, meninggalkan jejak yang tak mudah dilupakan. Cerita ini bukan sekadar rangkaian kata, melainkan jembatan menuju emosi yang mungkin pernah kau lupakan. Siapkah kau untuk menjelajah?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines