Tired.
  • WpView
    Reads 439
  • WpVote
    Votes 54
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 30, 2019
*** Namanya Aldo Aditya Putra, Dulunya dia dikenal sebagai seseorang yang memiliki kepribadian yang tertutup, dingin, liar, dan Emosional. Hingga suatu ketika ia bertemu dengan orang yang membuat ia berubah 180 derajat, yang membuat sifatnya menjadi seseorang yang Humble, Murah senyum, dan Santun. "Do! kok lo sekarang jadi kayak gini sih! kemana aldo yang dulu?" Aldo hanya terdiam ketika cewek berambut panjang di sebelahnya membentaknya. "Do!" teriak cewek itu ketika Aldo hendak pergi entah kemana. "Gue pernah bilang kan? jangan pernah nyia - nyiain kepercayaan gue. kalau lo tetep keukeuh mau tau kenapa gua begini. tanya sama diri lo sendiri." Sembari menghela nafas panjang Aldo mengatakan. "Cukup sampai sini aja hubungan kita. Semoga hidup lo lebih baik tanpa gue. Jangan pernah cari gue lagi." "T-tapi kan do, g-gue--," "Gue LELAH dengan semua ini, jadi jangan ganggu gue lagi." 'this is only a description not an actual story.'
All Rights Reserved
#605
goodboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Treacherous
  • The Real Brengsek Boy (END)
  • Cuek Tapi Romantis [Dreame/Innovel]
  • RAHASIA LAMPU KOTA (✔)
  • ARDILA & DINAR
  • Just be Mine [Sudah Terbit]
  •  At SKOOL?
  • LEITHLEACH
  • He Wrote My Name Wrong

"Tumben amat lo rajin? Gara- gara ada Elia pasti?" protes Justin tidak terima, mereka berempat kan sering dijuluki trouble maker di kelas karena tidak pernah mengerjakan tugas dan selalu buat onar. Paling Cuma numpang nama, tapi kini Justin takjub, Mario ikut kerkom? "Cot, bukan gara- gara Elia. Lo tahu kan gue sekelompok sama Zeva? Ngeri gue di kick sama dia dari kelompok, mana itu cewek kesayangan guru pula. Terus, ya, Elia juga terlibat sih, hehe" Mario menjawab sambil menggaruk kepalanya, karena merasa sangan plin plan dengan omongannya. "Sekate- kate lo, dah, Yo. Ini gue mau tanyain dari lama, sih, lo suka sama Elia? Sampai segitunya? Sampai tiket live lounge SeaShore lo kasihin ke dia padahal lo sendiri juga tahu, gue fansnya SeaShore" Justin memeluk ukulelenya kemudian menatap Mario yang langsung memicing ke arahnya. "Menurut lo aja?" sentak Mario emosi *** "Lo suka Mario, El?" tembak Amel langsung. Mulanya Elia diam tapi kemudian berani menjawab pertanyaan Amel. "Nggak tahu, juga, Mel." *** But their love's treacherous.

More details
WpActionLinkContent Guidelines