Seana's Dream

Seana's Dream

  • WpView
    Reads 117
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 22, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Seana Kerlan. Gadis yang sedang duduk di tepi taman bergumam "Kapan hidupku akan bahagia? Kapan aku bisa bahagia bersama keluarga dan teman temanku?" tetes demi tetes air mata gadis ini keluar dengan deras seperti hujan. "Kapan Sea bisa lepas dari masalah ini tuhannn? Sea ingin bahagia bersama keluarga Sea!!!" Teriak Sea yang masih terisak dengan air matanya. "Semoga tuhan selalu memberiku jalan agar dipermudahkan disetiap masalahku yg ada." gumamnya dalam hati lalu mengusap air mata dan memejamkan matanya keatas langit. ---- Harus siap ya baca kisah ini.☺ Mengandung bawang, dan siapapun yang mau baca cerita ini harus ada tisu disebelah lo. (Tokoh bersifat sementara) Bantu baca, like, and comment:)
All Rights Reserved
#295
jutek
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Temporary |End|
  • SELF LOVE
  • ADIRA (regret)
  • RAIN [END]
  • [As3] Cerita Aku, Kamu Dan Kita
  •  ANATHA
  • Untuk Ayah
  • Permainan Takdir [TAMAT]
  • Strong Girl Michella (END)
  • Become an Extra or Main Character [END]

Reyhan Alkantara "Biarkan angin ini menerpa kehidupan yang penuh akan kebahagiaan, kebahagiaan yang hanya sementara kita rasakan. Namun, setiap hembusan angin yang menerpa, aku mencoba untuk mengikhlaskan apa yang telah datang dan akan pergi layaknya daun yang melekat pada pohon dan diterpa angin untuk gugur." Hana Almeera "Jika hidup ini penuh dengan hitam putih, maka pelangi yang membuatku tersenyum semangat, karena warna indahnya yang datang setelah hujan, dan kamu hadir ketika hujan telah redah. Jika aku akan pergi seperti pelangi yang hanya nampak sementara, ikhlaskan seperti halnya angin yang telah mengajarkanmu arti itu semua." Dikuatkan oleh semesta, didewasakan oleh keadaan, dan dibahagiakan oleh seseorang yang belum pernah mereka temukan. Adakah yang masih mereka harapkan? Datang dan akan pergi. Ada. Namun, akan kah kembali? Akan kah putus asa ketika semesta mengajaknya bercanda?

More details
WpActionLinkContent Guidelines