Perceraian Ke-99

Perceraian Ke-99

  • WpView
    GELESEN 47,989
  • WpVote
    Stimmen 2,111
  • WpPart
    Teile 52
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Do., Jan. 21, 2021
[ NOVEL TERJEMAHAAN ] Penerjemah: Nyoi-Bo Studio Editor: Nyoi-Bo Studio Penulis Wan Lili , 万里 里 https://boxnovel.com/novel/the-99th-divorce/#manga-discission Deskripsi Dalam kehidupan sebelumnya, mereka menikah selama lima tahun. Dia sangat berarti baginya, tetapi dia dibuang seperti sepatu tua. Setelah kelahirannya kembali, dia memberinya kontrak perceraian terlebih dahulu- "Cerai setelah satu tahun, syarat-syarat kontrak adalah sebagai berikut: suami dan istri tidak boleh berbagi kamar atau tempat tidur. Keintiman terlarang? " Dia mengangkat alisnya. Siapa yang tahu bahwa setelah suatu hari dia mabuk, bersandar di kepala ranjang, dia mengistirahatkan matanya yang im ke arahnya. "Anda melanggar kontrak, Nyonya, Li." #Jangan lupa vomennya harus dilestarikan
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • The Baby's Contract✓
  • [END] Suami Pengganti Adalah Orang Kaya Yang Tak Terlihat
  • Mencintai Cahaya  #1 Undeniable Love Series
  • 🍑Si Yehan and Ye Wanwan (2) (√)🍑
  • My Wedding Scenario [COMPLETED]

Teija Nero dan Nova Saki tidak pernah berharap dipersatukan dalam ikatan suci pernikahan. Mereka hanya terjebak dalam kondisi yang memantik kesalahpahaman semata. Katakan saja mereka berada dalam tempat dan kondisi yang tak beruntung, hingga harus dinikahkan dalam waktu singkat. Pernikahan itu bahkan dilaksanan saat mereka berada di penghujung masa SMA. Gila, bukan? Mana ada, sih, orang tua yang menikahkan putra dan putri mereka yang masih SMA? Jika kasusnya memang terjadi kehamilan, baik Teija dan Nova angkat tangan. Namun, kasus mereka berdua berbeda! Nova tidak hamil! Bahkan Teija saja belum sempat menyentuh bibir gadis itu, karena ibu Teija sudah keburu membuka kamarnya. Dalam kasus ini, Teija menyalahkan Nova. Karena permintaan gadis itu yang aneh, mereka menjadi terikat sepenuhnya. Namun, karena mereka masih sangat begitu muda, maka masih banyak kesempatan yang bisa dilakukan dengan membuat kesepakatan menjanjikan. "Kita nggak bisa diem aja, Teja!" "Terus mau apa? Kita udah sah juga." "Gue nggak mau masa muda ini sia-sia!" "Ya, terus apa???" "Let's make a deal. No, no, no! Bukan kesepakatan biasa. Kita harus bikin kontrak di atas materai! Selama kita masih pengen seneng-seneng di masa muda, no babies included in this marriage!" "Terus kalo mama kita repot minta cucu?" "Kita masukin ke poin kontraknya, babies included near our divorce!" Bisakah mereka berdua menjamin kedatangan bayi sesuai rencana?

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien