Ini tentang Btari Elshanum, yang kembali pulang ke negara asalnya karena wasiat dari Almarhum Bundanya. Kembalinya dia ke Indonesia, justru menjadi penyebab kembalinya juga rasa sakit yang sudah wanita itu coba lupakan. Mengingatkannya kembali pada perasaan yang tidak terbalas kepada sahabatnya sendiri, perasaan dikhianati dan ditinggalkan seorang diri. Btari Elshanum enam tahun lalu adalah gadis yang ceria, tetapi keadaan merubahnya menjadi wanita yang diam, jarang tersenyum dan tidak mudah didekati. "Btari Elshanum kembali bukan untuk masa lalu, tapi masa lalunya yang justru menunggunya di sini." Enam tahun lalu, dia pergi dengan membawa hati yang hancur-cinta yang tidak pernah terucap, luka yang tidak pernah sembuh, dan kehilangan yang membuatnya takut untuk kembali. Kini, ia pulang karena wasiat ibunya. Tapi takdir berkata lain. Langkahnya yang ingin menjauh justru membawa dia kembali ke tempat di mana semua kenangan terkubur. Kembali ke seseorang yang dulu ia cintai dalam diam-Batara. Btari Elshanum dulu adalah gadis yang ceria. Sekarang? Dia adalah wanita yang jarang tersenyum, berhati dingin, dan membangun dinding setinggi mungkin agar tidak ada yang bisa menyakitinya lagi. Tapi apa yang harus ia lakukan ketika seseorang yang ingin ia hindari justru kembali mengetuk hatinya?
More details