Aku terlalu egois, aku terlalu ingin. Walau dia orang yang tepat, tetapi aku tersadar kembali. Apa aku pantas bersanding dengannya?
Sicaaa....
mianhe..
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Sejak awal aku tau aku hanya seorang pengganti.
aku tau dia masih merindukan kekasihnya yang pergi entah kemana. Tapi aku tidak bisa melepasnya, aku ingin dia tetap menjadi milikku.
tidak bisakah aku menjadi satu-satunya dalam hidupnya?