Sajak
  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 4, 2019
WpInfo
Poetry
awan dan matahari menjadi saksi dalam sakitnya patah hati melihat pandang yang penuh chemistri membuat air mata mengalir ke pipi aku sukar mengatakan karena kucemburu melihat tatapan yang menyatakan sangat pintar dan menanyakan cinta gentar ku dikoyak-koyak sepi ku diporak porandakan api ku hanya bisa menutupi pedih meski itu sangat perih
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SEDEKAT DO'A
  • I Miss You, Sister
  • Mengenal Sebuah Keindahan
  • Kasih Andai Anganku Bersuara
  • Loe Yang Buat Gw Berubah
  • Rasa Yang Tidak Tersampaikan
  • JIKA
  • KAIFA HALUKI??

"InsyaAllah saya akan menjadikan ini perasaan yang pertama dan terakhir dariku untukmuu dan cukup Allah yang tahu betapa aku sangat mencintaimu karena-Nya..."batinya tanpa disadari setetes air mata luluh,sambil merapikan alat shalat dan menutup Al Qur'an yang habis dibacanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines