Buku Biru Kira

Buku Biru Kira

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 12, 2019
Tahun baru, resolusi baru juga bagi Kira, sayangnya setiap tahun, resolusi yang dibuat Kira susah sekali untuk diwujudkan, dia hanya ingin keluar dari zona nyamannya, hanya saja memang setiap orang punya caranya masing-masing untuk keluar zona nyamannya, nah karena di tahun ini, Kira masuk di semester baru, Kira ingin tahun ini dia bener-bener keluar dari zona nyaman, Kira sudah tulis cara-caranya di buku catatannya yang berwarna biru, kenapa warna biru, ya karena tinggal warna itu saja yang tersisa di toko buku, ngga ada arti khususnya, di halaman awal buku itu Kira tulis besar-besar resolusinya tahun ini. Resolusi Tahun 2019 1. Ikut Komunitas 2. Ikut UKM 3. Banyakin teman 4. Tetap sendiri tanpa pacar yang dapat merusak mood 5. Sisanya akan menyusul Kurang lebih itu catatan awal buku biru Kira, iya Kira menamakannya Buku Biru Kira, biar imut aja menurut Kira, dia juga berharap dia benar-benar keluar dari zona nyaman yang menurut orang lain itu emang udah habit Kira.
All Rights Reserved
#212
campus
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja Dalam Ingatan [Completed] [Sudah Terbit]
  • Yellow Autumn (Sudah Terbit)
  • Rindu Reza [Completed]
  • Bound by His Command
  • Be Mine, FOREVER
  • A Born Beauty
  • Say Bye
  • KARINA |MBA SERIES|
  • KIASA [SUDAH DITERBITKAN]

[Long List Wattys 2018] Arkadewi Senja Dwiyana terus menutup dirinya dari cinta. Baginya, cinta hanya membuatnya terluka hingga jadi tak berdaya. Hanya Avgi, seorang pria yang sebelumnya dianggap sombong, yang mampu meluluhkan dinding keras hati Senja. Padahal, sahabatnya sendiri, Goar, sudah memulainya lebih dulu dan selalu saja gagal. Senja memilih Avgi dan memutuskan untuk memulai kisah cintanya dengan lelaki itu. Liku-liku hidup terus diarungi Senja, namun apakah keputusannya ini yang terbaik? Atau, malah Senja lantas berpaling ke hati Goar? "Cinta itu muncul ketika kau mampu mengingatnya bagaimana dia berdecit lirih di hatimu, bagaimana dia mengembang dan mengepakkan sayapnya menerbangkanmu dan bagaimana dia membuatmu tertegun dengan pesonanya," ujar Senja kepada Goar yang terperangah menatap air mata yang luruh menuruni lekuk pipi Senja.

More details
WpActionLinkContent Guidelines