Story cover for Denai by rahmawati721
Denai
  • WpView
    LECTURAS 94
  • WpVote
    Votos 16
  • WpPart
    Partes 4
  • WpView
    LECTURAS 94
  • WpVote
    Votos 16
  • WpPart
    Partes 4
Continúa, Has publicado mar 04, 2019
"Saya benci!"

Azzam bingung dengan gadis yang berada di hadapannya. Padahal ia yang hampir menabrak dirinya, tapi ia yang naik pitam.

"Dasar calon ibu," gerutu Azzam.

Azzam menghela napas kasar, berusaha untuk tetap sabar. Sebagaimana pun ia sedang berhadapan dengan calon ibu.

"Perkenalkan, Saya dokter Azzam, Azzam Syarif Putra Ahmad. Anda?" Sambil menyunggingkan senyum dan mengulurkan tangannya. Berharap sang gadis menjabat uluran tangan yang menanti.

"Bisa tidak, jika memperkenalkan diri tanpa membawa title dokter Anda?"

Masih dengan wajah kesalnya, ia menjabat uluran tangan dengan sangat terpaksa.
"Saya Denai, Denai Ridha Zenata." Ucapnya gugup.

"Untung perempuan." Gerutu Azzam semakin kesal.

"Anda tidak terima Saya marah-marah dari tadi? Seharusnya Anda introspeksi diri." Denai menaikkan nada suaranya menjadi delapan oktaf.

"Apa yang perlu diintropeksi, jelas-jelas Anda yang hampir menabrak Saya." Azzam tidak terima.

Apa maksudnya, seolah-olah ia yang paling benar dalam keadaan ini. Azzam tidak melakukan apapun selain tersenyum dan memperkenalkan diri.

"Baiklah, Saya buru-buru. Jika Anda masih ingin memarahi Saya lagi, ini KTP dan kartu nama Saya." 

"Maksud An-"
"Halooo! Saya belum selesai. Anda pikir saya pengurus Capil?" Denai berseru, memandang punggung Azzam yang semakin jauh.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Denai a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#44ayahibu
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Cerita Kami (Satu) de Narra140800
33 partes Concluida
~ Dor Satu tembakan dilepaskan, para ejen terkejut saat melihat darah yang mengalir dari dada aleks, tapi keterkejutan mereka bertambah saat tubuh aleks ditendang jatuh ke laut. "Aleks" teriak Sam ~ "Bertahun-tahun kita orang abdikan diri tuk lindungi kau, dan turuti semua yang kau cakap, dan tak pernah minta imbalan apapun Kat kau, tapi kau suka hati nak hapus kan semua ejen muda yang kita orang latih, tanpa bantuan kau, aku tak kan biar kau berbuat sesuka hati" Jendral Rama berdiri melawan bom gravitasi yang ada di bawahnya, dengan segala kekuatan yang dia miliki, jendral Rama berhasil melepaskan diri dari penjara gravitasi itu, tapi Glen segera menembaknya. "PAPA!!!!" Teriak Alicia ~ Roza menutup telinganya ketakutan begitu juga dengan moon, mika sendiri menutup matanya tidak sanggup untuk melihat, Alicia menggenggam kuat pergelangan tangan Ali karena takut. Jet mempererat pelukannya pada Roza, dia tidak sanggup melihat kearah sahabatnya itu, dia sangat ingin menolong Chris tapi dia tidak bisa meninggalkan Roza dalam keadaan takut dan trauma yang didapatnya. Zass menyembunyikan kepala moon pada lehernya agar tidak melihat kejadian mengerikan itu, dia sangat ingin membantu Chris tapi sekarang tubuhnya mati rasa akibat perbuatan Ron dan Glen. Ali memegang tangan Alicia untuk menenangkannya, dia sudah bersiap untuk membatu Chris tapi Alicia menahannya, dia tidak mau Ali ikut terluka nantinya, terpaksa Ali diam sambil bergandengan tangan dengan Alicia. ~ ~ ~ Maaf kalau bahasa nya susah di mengerti karna aku kurang bisa menirukan bahasa Melayu, jadi kosa kata nya kecampur deh sama bahasa Indonesia, terutama Chris. Aku gak bisa ngikutin logat dia ngomong karakter nya cuman minjam animasi ejen Ali, tapi isi ceritanya bikinan aku sendiri. Semoga menghibur pembaca sekalian😸
I Love You Dokter {Geng Rempong : 12} de CitraNyietnyiet
35 partes Concluida Contenido adulto
Cinta tidak memaksakan orang untuk mencintai. Namun, rasa itu akan hadir di setiap insan manusia yang mau mencintai. Seperti halnya yang akan terjadi pada dokter spesialis mata ini. Dokter Benny Halim. Di usia 29 tahun. Tampan. Pintar. Berbakat. Single. Mungkin semua wanita muda akan jatuh hati begitu melihat lelaki ini. Well, itu setidaknya benar, tapi, dokter muda ini yang malah trauma jatuh cinta. Sibuk dengan urusan yang berhubungan dengan jam kedinasan, membuat dirinya terkadang lupa untuk menyenangkan diri sendiri. Ia lebih fokus untuk kesehatan orang lain. Walaupun dirinya juga harus terlebih dahulu sehat. Beberapa kali mempunyai niat mendekati seorang wanita, setidaknya dua kali. Namun, kedua wanita itu rupanya bukanlah jodohnya. Semenjak itu, ia jadi agak 'trauma' mau mendekati seorang wanita. Pertama, ia mau mendekati seorang wanita cantik yang matanya mengalami 'kebutaan' sementara, Linda, wanita yang ternyata sudah menikah dengan seorang lelaki tampan serta kaya karena keberhasilan membangun perusahaan sendiri di bidang hukum. Ia harus menghibur diri sendiri sendiri berpikir mungkin Linda bukanlah jodohnya. Setelah waktu terlewati untuk mengobati rasa sedikit sakit hati karena tidak bisa meraih cintanya. Ia kembali bisa merasakan apa rasanya suka itu ketika melihat seorang wanita. Tepatnya, wanita cantik lagi kali ini anak tiri dokter kandungan yang ia kenal. Ranti. Wanita mandiri yang membuka usaha bakery. Namun, sayang sekali lagi, wanita ini mencintai seorang anggota TNI yang tidak bisa ia sejajar dengan kemampuan menembak lelaki jantan itu. Ia sih tahu kemampuan dirinya dalam hal menembak, tapi ia lebih banyak menembak memakai jarum suntik tidak seperti Kapten Burhan yang menggunakan senjata api. Well, di mana cintaku akan berlabuh, akupun tidak tahu...
Rasa Dalam Sujudku de SantiPita
56 partes Concluida
(SPIRITUAL - ROMANSA) Kisah gadis cantik yang harus terombang-ambing dalam masalah hati. Ketika sosok yang selalu diidam-idamkan bahkan harapan bersama pun sudah di depan mata, namun semesta memisahkan dengan adanya perjodohan, lantas berakhir dengan kekacauan hati. Dia lebih memilih mengunci pintu hatinya untuk siapapun yang berusaha mendobraknya, menolak kepercayaan tentang cinta dan segala carut-marutnya. Seorang dokter tampan dengan sifat percaya diri tingkat dewa dan karakter nyelenehnya menawarkan hati kepada gadis yang ditemuinya di kantin rumah sakit, yang merupakan adik dari sahabat karibnya. Serta bersedia menjadi pembimbing untuk gadis yang berhasil menaklukkan hatinya itu disaat kisah masa lalu berhasil merenggut kepercayaannya terhadap cinta. Dia merelakan setiap detiknya untuk membasuh luka gadis cantik yang cintanya dipermainkan oleh drama semesta. Tak pernah terbayangkan, rasa terhadap seseorang yang selalu Syakila sebut namanya dalam setiap sujudnya harus kandas. Rasa cintanya diharuskan berpaling pada sosok yang bersedia menjadi pembimbing dalam sujudnya. Meski ada sedikit hati yang ditaruh di raga sang dokter, tapi egonya lebih tinggi dari pandangannya terhadap cinta. Karena lagi-lagi drama semesta mempermainkan keberadaan cinta mereka. Lantas bagaimana kisah mereka yang diadu dalam kepura-puraan dan memilih menyimpan rasa, padahal mereka saling menaruh hati satu sama lain? Akankah Syakila takluk dengan segala bujuk rayu maut ala dokter Rafka? Ataukah masih terus terpaku dalam kisah masa lalu? Akankah dia menerima dokter kocak itu ataukah memilih setia dengan egonya dan segala prespektif negatif tentang cinta? ~~~~~~~ Semua yang ada dalam cerita ini murni terlahir dari pikiran saya pribadi, dan semua karangan yang saya buat adalah fiksi!! Utamakan membaca Al-Qur'an ya teman-teman😊
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
MY LITTLE DOCTOR cover
Cerita Kami (Satu) cover
I Love You Dokter {Geng Rempong : 12} cover
Diantara mereka cover
Nona Gandari (Terbit) cover
Misi Pelengkap (Tiga) cover
ANGGI MAHARANI cover
LOVE in SILENCE  cover
Rasa Dalam Sujudku cover
Misi Kalisa (End) cover

MY LITTLE DOCTOR

1 parte Concluida

"Sudah menikah?" tanya Firman secara tiba-tiba. "Hampir!!!" Jawaban yang spontan keluar dari mulut Lestari, membuat Firman sedikit mengernyitkan dahi. Lestari sendiri nampak tersenyum dan mengangkat kedua bahunya. "Mungkin belum jodoh. Bagaimana denganmu, Firman?" dalam hati Llestari tersenyum, karena sebenarnya dia sudah mengetahui status Firman dari wanita di Puskesmas. "Hampir juga!" Jawabnya sambil tertawa, seakan tidak mau kalah dengan jawaban dari Lestari. Firman bangkit dan berjalan menuju jendela ruang praktek yang terbuka, sinar matahari nampak merayap melalui kisi-kisinya. Dokter muda itu menatap keluar, dengan kedua tangan dimasukkan kedalam kedua saku celananya, menghela nafas sesaat.