Kekasih Kedua

Kekasih Kedua

  • WpView
    přečtení 61
  • WpVote
    Hlasy 21
  • WpPart
    Části 7
WpMetadataReadDokončeno sob, čvn 21, 2025
Kenapa kamu nggak pernah cerita soal Novi?" tanya Eris akhirnya. Eko menatap ke langit yang mendung. "Karena aku pengecut. Aku gak siap menerima kenyataan bahwa hidupku dibangun dari kebohongan yang dipaksakan." "Lalu... sekarang?" "Aku gak tahu harus gimana, Ris. Aku masih mencintaimu. Tapi aku juga bertanggung jawab atas Novi dan Nayla. Bahkan ketika tahu dia sakit pun, aku tetap berdosa... karena hatiku masih berharap pada kamu." Eris menahan tangis. Semuanya terlalu rumit. "Jadi... kita ini apa, Ko?" Eko terdiam. Lalu dengan berat hati, ia berkata: > "Kita adalah luka yang gak pernah sembuh, Ris. Tapi juga obat satu sama lain." Nantikan kisah cinta Eriska Oktaviani dan Eko Mahendra Putra di "Kekasih Kedua" selengkapnya ©Nedi817Kurniadi
Všechna práva vyhrazena
#8
storyoflove
WpChevronRight
Připoj se k největší komunitě vypravěčůZískej personalizovaná doporučení příběhů, ukládej si oblíbené do své knihovny a komentováním i hlasováním buduj komunitu.
Ilustrace

Taky se ti může líbit

  • My Annoying Little Wife #WRITONwithCWBP
  • RAVASYA [END]
  • KIARA [END]
  • NATHA: AFTER SHE GO || ON GOING
  • BUNGKAM
  • Diary Niken; NIGA (Niken Angga) SELESAI.
  • No Longer Mate
  • Regret Nothing (STORI KOMPLET)
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • Laila, Nikah yu! (Revisi)

Lo beneran mau nikah sama cewek yang dijodohin sama Lo, Dit?" "Ya mau gimana lagi, gue juga udah lumayan tua dan wajar aja nyokap bokap gue mau nikahin gue secepat mungkin," Zidan langsung mengernyit melihat tingkah sahabatnya tersebut. "Enteng banget si ngomongnya, terus si Aliya lu tinggalin?" "Ya enggaklah, yakali dia gue tinggalin secara dia mungkin lebih cantik dari istri gue nanti. Secara pacar Aditya yang paling the best!" "Buset, enak banget lu ngomong. Lama-lama gue jitak nih, lu kira mereka mainan Lo. Serah Lo lah mau ngomong apa, tapi jangan sampai lo kemakan omongan Lo sendiri. Hati-hati!" ______________________✓✓ Arunika Fera Trisanggara the Gengs POV : "Lu beneran udah nikah?" "Iya Lo, Fani! Fera udah nikah, Fera gak boong, yakali Fera boong. Bisa masuk neraka dong kalau gitu." "Terus, si Zein?" "Pacar Fera lah, masa kalian lupa sih, secara baru kemaren dia nembak Fera." "Terus Lo nerima?" "Kepo amat si! Fera terima lah, masa iya gebetan gak di terima sama Fera, sayang dong!" "Caelah gue pikir otaknya aja udah lemot, tetapi pikirannya gak sesuai sama otaknya, paket lengkap banget malahan," umpat Fani dalam hatinya. "Enak amat si, punya pacar dan suami sekaligus. Bagi dong!" "Naina emang belum punya?" "Belom, xixi!" "Sabar!" Fera dengan entengnya mengucapkan sabar. "Sabar doang? Zein buat gue ya Fera, please!" "Enggak, mana boleh Fera bagi sama temen sendiri, seharusnya temen ngedukung bukan menikung. Cari sendiri sono, Fera mau ketemuan ama kak Zein. Hussstt ..." ••• Jangan Lupa tinggalkan jejak jika sudah mampir dan membaca novel ini!!! dilarang menjadi pembaca gelap!!! author : Syafraida jmbk190902 editor Poto: Piscart Poto by : Pinterest wattpad

Více informací
WpActionLinkPokyny k obsahu