CLOSER

CLOSER

  • WpView
    LECTURES 135
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Chapitres 7
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., mars 26, 2019
PROLOG 💬vin thanks buat semua yang udah lo lakuin ke gue. Nice to meet you. Air mata jatuh dari renungan gue. Akan sesakit itu kah gue saat kehilangan nya. Terpuruk gue atas kematiannya dan Gue bener bener gak terima atas semua itu, naory gue akan balas semuanya dari kematian lo. kringg... Pukul 06.60 Gue bersiap dari hari gue yang sekarang. Terlawati hari yang paling menyakitkan kemarin, dan gue akam mulai semuanya dari awal. Gue sendiri tanpa penyemangat satu orang pun. Orang tua juga tidak, mereka sudah bahagia disana bersama perempuan yang gue sayangi. Semoga mereka tenang disana. Gue pun berjalan menuju kelas sambil membawa tas yang di pakai disebelah pundak. Tak lagi bertemu dengan sahabat sahabat yang konyol dan selalu ngajak gue bercanda. Tapi hari ini gue berubah menjadi seseorang yang gak terlalu banyak bicara. Mereka tertawa gue hanya bisa tersenyum sebagai respon dan satu hari yang menentukan gue jadi diri gue sendiri akan tiba esok. Semoga lebih baik.
Tous Droits Réservés
#404
davin
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Dari Luka Untuk Tawa✓
  • SENANDIKA (Zeedel)
  • I PROMISE
  • Perfect Queen
  • Last Scene
  • Full Of Scratches
  • You Were Beautiful✔️
  • LINEO (Story of Evelyn Arsenio) -END
  • Why ? [ SUDAH DISERIESKAN]

Terimakasih luka ... Walau datangmu tak pernah jadi harap, Walau adamu selalu menjadi tangis, Tapi, berkatmu aku sadar ... Tak ada bahagia selagi kau belum terlihat. Jangan bersedih, luka ... Karena hadirmu adalah mutlak. Dan aku tak bisa menolak. Sebab, kau akan menjadi sumber, akan datangnya bahagia suatu hari nanti. Ya, masih nanti ... Entah kapan tepatnya. _Kenta Senjaya_ °°° Hidup di dunia itu selalu berdampingan. Seperti contohnya, tawa akan selalu berdampingan dengan luka. Jadi, jangan terlalu bahagia jika tak ingin terluka lebih banyak. Ini tentang kisah remaja 16 tahun yang selalu terlibat dengan drama kehidupan. Bangkit untuk jatuh, tertawa untuk menangis, bertemu untuk kehilangan, dan begitu seterusnya. Karena nyatanya Roda kehidupan akan terus berputar. Siap tak siap remaja 16 tahun ini harus tetap menghadapinya. Konflik kehidupan tak akan pernah berhenti jika nafas masih berhembus. plagiat silahkan minggat! Murni karya sendiri. Jangan lupa vote dan coment nya. Terimakasih untuk yang sudah berkenan mampir di cerita ini. Salam: Shinyaya ©2020

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu