Imperfect Wedding

Imperfect Wedding

  • WpView
    Reads 948
  • WpVote
    Votes 352
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 26, 2019
Teriakan mami dari balik pintu kamar mengagetkan Nalayara dan Genta. Keduanya semakin kaget ketika sadar bahwa semalaman mereka menempati kamar yang sama. Keputusan mami mengizinkan Genta, anak sahabatnya, untuk tinggal serumah dengan mereka, telah membuat hidup Nalayara menderita. Dan kekacauan pagi itu berujung pada satu ultimatum yang membuat Nalayara harus menikah dengan Genta; pria yang sejak awal pertemuan ingin sekali dimusnahkannya. Jadilah kisah cinta yang rumit, menegangkan, dan sedikit gempar. Iya-iya... sangat gempar!
All Rights Reserved
#105
grassmedia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Beauty and the Boss
  • Choosing My Man (Nadia's Journey)
  • To Love You More (TAMAT)
  • R E P E A T | Terbit
  • Pramitha's Make Up ( Sudah Terbit )
  • May I Love You?
  • Loose Cannon
  • Kekasih Halal [TERBIT]
  • Tada Aishiteru [Terbit Ebook]

"Bilang kalau kamu mau aku pergi. Bilang kalau kamu nggak suka aku hadir di hidup kamu. Say it if you mean it." - Benara Wijaya Kamuflase cinta. Penorehan luka. Hancurnya kepercayaan untuk bertahan. Kepalsuan dalam sebuah keluarga membuat Aluna Sarasita tidak akrab akan cinta. Sampai seorang lelaki tampan nan mapan yang merupakan pemilik hotel Saint Wijaya tempat mereka dipertemukan, menetap di dunianya bak lentera dalam gulita. Terdengar seperti omong kosong! Bahkan lelaki biasa pun enggan menerima Saras apa adanya. Namun, Benara Wijaya benar-benar berbeda. Saras tahu, menerima Ben adalah sebuah kekeliruan. Sekalipun lelaki itu berupaya meyakinkannya, kehidupan Ben yang sempurna tetap menjadi alasan bagi Saras beranggapan Ben tidak akan pernah memahami kondisinya. Mereka berbeda. Bak bumi dan langit. Bak hitam dan putih. Saras pun semakin yakin untuk menghapus Ben dari hidupnya. Tanpa peduli harapan yang telah dibangun oleh lelaki itu. Tanpa peduli ada hati yang hancur berkeping-keping karenanya. Lantas, berhasilkah Benara Wijaya membawa Saras pada akhir kisahnya? Mampukah ia menyadarkan Saras bahwa perempuan itu adalah luka sekaligus bahagia terindahnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines