Mëlodie de pluie

Mëlodie de pluie

  • WpView
    Leituras 181
  • WpVote
    Votos 29
  • WpPart
    Capítulos 6
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, abr 22, 2019
Hujan kali ini terasa begitu menyesakkan bagi kedua manusia ini,keduanya memiliki cinta yang sama besar,saling ingin merengkuh kedalam pelukan,saling ingin menyerukan kerinduan,namun takdir tak pernah mengizinkan. Apa yang harus dilakukan?menerima dan tersakiti?atau menentang dan bahagia? ------------------------------------------------------ "Bolehkah aku meminta satu hal saja kali ini kepadamu?" Melody menengadah menatap sepasang mata hitam legam yang kini sudah mengeluarkan selaput bening dipelupuknya. "Iya,apa?" Raka menunduk untuk melihat mata melody yang sudah basah sejak tadi. "Aku hanya ingin,memilikimu lagi,ingin bersama lagi,hiks...aku hanya ingin itu.." melody berusaha menahan isakannya tapi gagal. Ia telah kalah pada takdir tuhan. "Tidak bisa!" Raka menatap tajam kedua mata hazel yang kini melebar karena terkejut dengan jawabannya. "Ke..napa?" Melody mengatakan dengan susah payah. "Aku..." Raka menelan salivanya dan menarik nafas sebelum ia menjawab. . . . . Jeng Jeng Jeng:v ------------------------------------------------------ Written by putriztd 2 maret 2019
Todos os Direitos Reservados
#378
wattys
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • The Heart Wants What It Wants (Tamat)
  • [1] ARJ || SAD ENDING [Completed]
  • LOST MY BREATH (ON GOING)
  • GERALDI [SUDAH TERBIT]
  • Bad Girl VS Bad Boy *Sudah Terbit
  • Tentang Adhena (Complete√)
  • REVANARA
  • Extricate
  • Living with Badboy ✔️
  • Imperfection : Fight to be fine

"Perbedaan ada hanya untuk saling melengkapi. Bukan untuk bersama. Apalagi untuk dipersatukan. " •••••• ×××× ••••• Ketika ada rasa yang merambat tanpa di sadari. Tak peduli berapa rasa itu akan bertahan dalam diamnya. Dengan kurun waktu singkat yang sangat berarti. Celine tak tahu harus merasa sial atau justru bahagia bertemu dengan Arkha. Anak laki-laki manis dengan manik hijau terang nya yang mampu mengunci tatapan mata. Arkha menyebalkan, iya! Bukan karena cowok itu sering mengoceh dengan gombalan receh tak berfaedah nya. Tapi karena senyum manis cowok itu yang mampu memikat siapa pun yang melihatnya. Bagi Celine itu menyebalkan! Arkha bukan seperti matahari yang menyinari hari kelamnya. Lebih seperti es krim yang lembut dengan sejuta rasa tak tertebak. Di dekatnya Celine merasa tak ada masalah dalam hidupnya. Meluap, hilang, dan berharap takkan pernah kembali. Celine tak pernah tahu, bahwa masa lalu Arkha seberat itu, yang membuat cowok itu terpuruk jatuh dalam lukanya. Belum pula tantangan dalam menyembunyikan hubungan dari semuanya. Dari Mimi yang terlebih dulu mengagumi anak laki-laki itu atau justru Nayla yang ternyata adik kandung Arkha. Dari orang tua Arkha yang pasti takkan pernah suka. Dan teman lainnya. Itu sulit. Tapi mereka tetap bersama. Mencoba mempertahankan dinding hubungan yang terbangun perlahan. Entah akan seperti apa akhirnya. "Ternyata ada dua hal yang mustahil banget buat gue ya, kha?"Celine berujar. Arkha menoleh. "Dua? Apaan?" "Pertama, buat keluarga gue utuh lagi. Mustahil kan? Gimana caranya Ayah hidup lagi coba?"jawab Celine getir. Arkha mengulum bibir. "Yang kedua?" "Perbedaan kita bisa disatukan, Kha." Bibir Arkha mengatup sempurna. ** High rank. #2 arkha 11/1/19 #2 celine 11/1/19 #4 johnnyorlando 11/1/19 #9 jenzie 11/1/19 #6 perjanjian 11/1/19 #21 pdkt 11/1/19 #25 jutek 11/1/19 #3 johnnyorlando 12/1/19 #23 jutek 12/1/19 #1 johnnyorlando 19

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo