We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Mëlodie de pluie

Mëlodie de pluie

  • WpView
    Reads 182
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 22, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Hujan kali ini terasa begitu menyesakkan bagi kedua manusia ini,keduanya memiliki cinta yang sama besar,saling ingin merengkuh kedalam pelukan,saling ingin menyerukan kerinduan,namun takdir tak pernah mengizinkan. Apa yang harus dilakukan?menerima dan tersakiti?atau menentang dan bahagia? ------------------------------------------------------ "Bolehkah aku meminta satu hal saja kali ini kepadamu?" Melody menengadah menatap sepasang mata hitam legam yang kini sudah mengeluarkan selaput bening dipelupuknya. "Iya,apa?" Raka menunduk untuk melihat mata melody yang sudah basah sejak tadi. "Aku hanya ingin,memilikimu lagi,ingin bersama lagi,hiks...aku hanya ingin itu.." melody berusaha menahan isakannya tapi gagal. Ia telah kalah pada takdir tuhan. "Tidak bisa!" Raka menatap tajam kedua mata hazel yang kini melebar karena terkejut dengan jawabannya. "Ke..napa?" Melody mengatakan dengan susah payah. "Aku..." Raka menelan salivanya dan menarik nafas sebelum ia menjawab. . . . . Jeng Jeng Jeng:v ------------------------------------------------------ Written by putriztd 2 maret 2019
All Rights Reserved
#617
piano
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Extricate
  • My Popular Husband [SUDAH TERBIT]
  • REVANARA
  • Imperfection : Fight to be fine
  • Senja dan Langitnya
  • Bad Girl VS Bad Boy *Sudah Terbit
  • [1] ARJ || SAD ENDING [Completed]
  • Vericha Aflyn ✔️
  • TAKDIR
  • LOST MY BREATH (ON GOING)
Extricate

#3 'Lepaskan apa yang seharusnya dilepas, untuk apa dipertahankan bila yang berada didalam genggaman meronta ingin melepas?' Aku hanya ingin mengenggam tangan hangat, bukan mengenggam sebuah bongkahan es yang hanya membuat tangan merasa kedinginan. Kamu itu bagaikan bunga mawar terbalut es, aku harus susah payah menghancurkan pelindung es itu dan juga harus menghangatkan bunga mawar yang beku. Namun, itu semua memerlukan perjuangan dan pengorbanan. Perjuangan apapun untuk menghancurkan es itu, dan pengorbanan jika terluka. #2-Piano (21/08/19) #2-musik(9/10/19) #2-Humor(10/12/19) #1-Piano(18/12/19)

More details
WpActionLinkContent Guidelines