Allah adalah alasanku untuk hijrah

Allah adalah alasanku untuk hijrah

  • WpView
    LECTURAS 111
  • WpVote
    Votos 14
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, mar 6, 2019
WpInfo
Poesía
Cerita ini merupakan catatan perjalanan setitik embun bernama "SELVIA SALSA BILLA" yang bergulat ingin berada dan lebur ke samudra illahi. Cerita ini sangat enak di baca sambil menyelami gejolak hati si penulisnya... Seolah kita di ajak berpetualang ke dalam dunia bathinnya yang dalam. Saudari Billa ingin berbagi pengalaman dalam proses penemuan dirinya yang sejati. Singkat kata, dia ingin mencintai Allah dengan caranya sendiri!!! Menurutana bisa denganjalan apapun Allah menuntun hati seorang yang di kehendaki-nya, "Allahu yahdi man yasa'wa yudhillu mab yasa"... Allah yang memberikan hidayah kepada siapa saja yang di kehendaki dan memberikan kesesatan kepada yang di kehendaki.
Todos los derechos reservados
#10
selvia
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Pikul Pilu Pada Pulangmu | ✔
  • My SIN (GXG iam Lesbian)
  • poem
  • My Wish
  • Rembulan Yang Sirna
  • Unexpected Married  (YUSION/SIYU  GS)
  • kumpulan cerpen kookmin/Jikook (book 2)
  • အချစ်၏ဟန်ပန်-𝑻𝒉𝒆 𝑺��𝒕𝒚𝒍𝒆 𝑶𝒇 𝑳𝒐𝒗𝒆(Complete)
  • Semua Memukul (✅)

Apa yang sebenarnya manusia inginkan? Apa yang sebenarnya lahir dari kembara tanpa tuju? Menyibak kekosongan, enggan berhenti. Satu dua kali, aku pun melakukannya. "Di mana rumahmu? Apa kamu mengunjunginya akhir-akhir ini?" Semilir mengantar gembiramu pada saat gelisah sejak kemarin menjemputku. Tapak tidak mengambil jeda. Pun bibir bergetar, melengkung pahit. "Tidak. Rumahku tidak dapat aku temukan." Rumahmu mungkin bukan lagi rumah yang hangat. Terlalu terkepul tangis, dusta, dengki, dan segala lara yang dibawa seorang diri. Tanpa kenal lelah meski sebenarnya ingin menyerah. Bersama perasaan-perasaan ini, kamu akan menemukan tempat bersandar. Bersama apa pun yang tertulis di sini, mari temukan kembali dirimu yang mungkin telah lama lupa jalan pulang. *** Seri Dua dari antologi puisi FOUR ©2026

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido