I Only Know You

I Only Know You

  • WpView
    Reads 525
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 12, 2019
Namaku Riyan, aku baru masuk SMA, jadi otomatis aku masih kelas 10 dong. Aku orangnya termasuk tipe orang yang tidak mudah/sulit untuk menyukai seseorang, karena tragedi waktu SMP yang membuatku jadi tidak ingin lagi menyukai atau jatuh cinta pada siapapun. Akan tetapi, kak Vincent adalah orang pertama yang aku sukai di SMA ini, dia orangnya baik, cuek, suaranya cool, gayanya keren, tinggi, kulitnya putih, dia juga seorang gitaris, anak band serta anak pmr, terus badannya agak gemuk, ya.. kaya pelukable gitu. Ohiya, kak Vincent masih kelas 11, dia jurusan IPA. Dia jago banget Matematika dan Fisika. Aku mungkin kebalikan darinya, aku gak bisa Matematika, apalagi Fisika. Dan didalam cerita ini, aku bakal menceritakan semua tentang kisah ku dengan kak Vincent. Jadi, enjoy ceritanya yaaa....
All Rights Reserved
#765
life
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • Dino and Dina [COMPLETED]✓
  • Istri Atau Sarjana [Tamat]
  • LENA & SEGA
  • Hate or care
  • Nada Rahasia di Antara Kita
  • Aturan Anti Cinta
  • You Are My Future
  • Kakak Kelas ( Selesai ) ✓
  • DENIAL

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines