SHANON'NICO

SHANON'NICO

  • WpView
    Reads 99
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 6, 2019
Shanon Dia gadis manis dengan rambut panjang yang slalu ia ikat, serta rambut poni nya yang menjadi pemanis. Hoby nya ya mengusili ibunya yaitu Ratu, dan orang yang paling sering membuatnya marah adalah Samuel kakaknya, tapi ada seorang lelaki yang paling kalem dan penyabar yaitu Mario ayahnya. Ia bertemu dengan lelaki bernama Nico Nico lelaki nakal yang hobynya adalah basket dan melukis, sifatnya selalu berubah. Di hadapan orang tuanya atau orang tua Shanon dia akan bersikap dewasa dan cool, tapi tidak dengannya, dia bisa kasar, lembut, manja, bahkan humoris. Langka menurut Shanon lelaki seperti ini. Namun simak ceritanya. Ayo baca...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Geo&Gia [END]
  • ABOUT MY BOYFRIEND (END)
  • ADAM (SELESAI)
  • RAKASYA [TERBIT]
  • IGNITES (END)
  • TENTANG KITA (END)✔
  • Rindu
  • Cuaca
  • I'm not sorry (sunki)
  • Love By Accident (The First)

Ada yang bilang masa SMA adalah masa yang indah dan tidak terlupakan. Masa di mana kita punya banyak cerita, salah satunya tentang kisah cinta. Ada yang suka sukaan dengan teman sekelas, ada yang terpikat dengan pesona kakak tingkat, naksir sama ketos atau anak basket dan masih banyak lagi. Namun sayangnya hal-hal tadi tak pernah dirasakan oleh Giorgia Rosalyn hingga di tahun terakir masa SMAnya. Memiliki paras cantik tentu membuatnya jadi incaran banyak laki-laki. Namun belum ada yang berhasil mencuri hatinya. Setidaknya sampai pada suatu waktu di mana ia dipertemukan secara tak sengaja dengan seorang Geovano Allen Manuel. Teman satu sekolahnya yang sering ia dengar namanya namun belum pernah ia lihat wajahnya. Laki-laki itulah yang berhasil memikat hatinya untuk pertama kali. ***** "Lo nggak papa?" Suara itu membuat Gia mendengus tak suka. Nggak papa katanya? Jelas-jelas baru saja bola basket mengenai kepalanya. Catat ya! Bola basket bukan bola plastik yang ada di wahana bermain anak-anak. "Nggak papa gigi lo rontok? Bisa-- masyaallah jodoh gue" Gia yang tadinya akan mengomeli pelaku yang membuat kepalanya kliyengan ini mengurungkan niatnya begitu melihat sosok laki-laki tampan tinggi putih hidung mancung berdiri di depannya. "Sorry" ucapnya singkat jelas dan membuat Gia terpikat. Mulut Gia terdiam namun tidak dengan dalam hatinya. "Nggak bisa nih! Harus gue sikat pokoknya.... Maaf Kim Mingyu aku mau yang nyata didepan mata dulu, bismillah nawaitu get you" batin Gia berseru. *** Cover by pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines