MORA
  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 12, 2019
WpInfo
Non-Fiction
Mora adalah seorang gadis kecil yang ditinggal pergi oleh orang tuanya. Kemudian Mora dibawa pergi ke hutan oleh seorang Dryad bernama Meddy. Dryad adalah peri hutan. Peri hutan ada yang baik dan ada yang jahat. Tetapi Meddy baik karena sudah menjadi teman orang tuanya Mora dari lama. Mora mempelajari banyak hal di hutan yang akhirnya akan membuat ia terperangkap pada sesuatu yang menyeramkan dan menantang.
All Rights Reserved
#108
male
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hutan Terlarang [END]
  • Unlimited Adventure
  • Another Girl
  • MISTERI POHON DIMENSI
  • cinta yang hilang (yizhan)
  • CEO Wang Dan Mafia Xiao (yizhan)
  • synántisi [Zhanyi]
  • My Love Is A Wizard : (Sana x Mark) || Completed

Liburan sekolah seharusnya menjadi waktu bersenang-senang. Tapi tidak bagi lima remaja ini. Nanda yang keras kepala, Alya si penakut tapi pemberani, Dimas yang terlalu percaya diri, Reza si skeptis, dan Faris yang penakut-mereka semua menertawakan mitos tentang sebuah hutan terlarang di pinggiran desa. Tapi tawa itu berubah jadi jeritan saat mereka nekat masuk dan menyadari: hutan itu hidup. Suara aneh, kabut misterius, arah yang berputar, dan simbol-simbol aneh mulai menghantui mereka. Tak hanya terjebak secara fisik, mereka juga dihantui oleh ketakutan dan rahasia masing-masing. Ditambah kemunculan dua gadis misterius dan seorang pria yang mengaku bernama Reza-tapi bukan Reza yang mereka kenal-membuat segalanya makin kacau. Mereka harus memecahkan teka-teki, memilih siapa yang bisa dipercaya, dan menghadapi diri mereka sendiri. Tapi tidak semua bisa keluar. Hutan menuntut pengorbanan. Satu kesalahan kecil, dan mereka akan jadi bagian dari mitos itu selamanya. INI IDE ASLI DARI PENULIS! DILARANG MENGCOPY PASTE CERITA INI🚫🚫

More details
WpActionLinkContent Guidelines