Na-update namin ang aming Mga Alituntunin sa Nilalaman.
Suriin ang pinakabagong mga alituntunin para patuloy na makapagbahagi ng mga kuwento nang ligtas.
Matuto pa
Kau berubah

Kau berubah

  • WpView
    MGA BUMASA 968
  • WpVote
    Mga Boto 46
  • WpPart
    Mga Parte 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Mon, Apr 8, 2019
WpInfo
NON-FICTION
Muhammad Thoriq halilintar Aku tidak mencintaimu Tapi aku menerima semua ini karena abiku, jadi jangan harapkan aku memberimu sebuah cinta yang sangat tulus.. Sajiddah mutamimmah faruk Aku memang tidak mencintaimu. Aku membiarkan semua ini terjadi karena umi memaksaku. Biarkan aku menjalankan peranku sebagai istrimu.
All Rights Reserved
#118
sohwahalilintar
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Di Sepertiga Malamku
  • cinta yang terlambat
  • Badgirl Masuk Pesantren (END)
  • Amor (New Version)
  • My Ustadz My Crush [SELESAI]
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia
  • Perihal Mengikhlaskanmu [TAMAT]
  • GEN HALILINTAR LYRIC
  • Perfect love Satim

UTAMAKAN VOTE!! baca dari prolog, jangan di skip yaa!! Di saat dunia terlelap, ada hati yang tetap terjaga. Bukan karena insomnia, tapi karena rindu yang hanya bisa disampaikan lewat doa. "Di Sepertiga Malamku" mengisahkan tentang Adiva, seorang santri perempuan yang menyimpan rasa cinta dalam diam. Cintanya bukan cinta biasa ia tak pernah berani menyentuh, hanya menitipkan lewat sujud dan air mata. Rayyan, lelaki yang menjadi arah rindunya, hadir seperti mimpi yang terlalu indah untuk nyata. Dalam hening malam, dalam setiap istikharah dan sujud panjang, Adiva belajar bahwa mencintai bukan soal memiliki tapi soal merelakan, dan percaya pada takdir nya. "Aku akan selalu menyebut namamu di dalam doaku dan di waktu sepertiga malamku." ~ Adiva Nazia "Ya Allah, jika dia memang takdirku, dekatkanlah hatinya kepadaku dengan cara mu yang paling indah." ~ Muhammad Rayyan Al Izyan Apakah doa yang dipanjatkan dalam diam bisa mengetuk takdir yang telah digariskan? Atau mereka hanya ditakdirkan untuk saling mendoakan, bukan untuk saling memiliki?

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman