We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
ALONE
  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 7, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Gue butuh lo rik, gue butuh pundak lo untuk sandaran gue" lirih Kinanti "Sorry nan, gue gabisa. Jangan ganggu gue dan jangan pernah hubungi gue sedikitpun" tegas Riko ~~ Kinanti Audila, berparas cantik, pintar di segala bidang akademis, murah senyum, mempunyai sahabat yang sangat menyayangi nya sampai suatu kejadian satu persatu dari mereka meninggalkan Kinanti hanya kesalah pahaman bahkan keluarga nya pun perlahan-lahan mundur dari kehidupan Kinanti Selamat membaca
All Rights Reserved
#59
nina
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PAIN
  • Irreplaceable You [✓]
  • Juragan Tampan &  Gadis Kampung
  • Kisah Klasik (tentang hari ini) Sudah Terbit
  • Senyawa Abu-abu { F I N I S H }
  • MY SWEET BOY [SUDAH TERBIT}
  • Janji yang Menemukan Rumah
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)
  • Relung Hatiku♥️ Ending
  • SELESAI (Say Goodbye)
PAIN

"Mengalami sebuah patah hati untuk pertama kalinya karena mencintai Dava Milano terlalu dalam. Aku yang tidak peduli batasan dalam mencintainya. Hal itu yang membuatku terpuruk pada sebuah jurang yang dalam, enggan keluar. Lalu, dia datang, menawarkan bantuan. Dia Nata Dirgantara, sosok dengan berjuta sifat yang tak bisa kutebak. Akankah hatiku luluh padanya?" ~ Alya Dilanova "Aku masih peduli padanya, Aku masih mencintainya. Karena kebodohanku menyalahartikan rasa, karena keputusan yang ku buat tanpa pikir panjang, disinilah aku sekarang. Menyesal berkepanjangan. Dan sekarang, dengan rasa yang masih sama, aku akan membuatnya jatuh cinta, untuk kedua kalinya." ~ Dava Milano "Aku mengingatnya, dia menyebutku seorang penguntit karena sebuah kesalahpahaman suasana. Pertemuan sederhana, namun terpatri dalam rasa, karena aku sadar. Aku mulai mencintainya." ~ Nata Dirgantara

More details
WpActionLinkContent Guidelines