PERFECT CAPTAINS

PERFECT CAPTAINS

  • WpView
    LECTURES 1,027
  • WpVote
    Votes 105
  • WpPart
    Chapitres 19
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., mai 19, 2020
"Lu sama gua itu gaakan bisa bersatu kita cuman magnet yang kutub nya saling tolak menolak"ucap nelya sambil menikmati rintik hujan. "Lu harus tau air sama api itu ga gisa bersatu karena sebuah alasan tetapi, mereka punya sisi yang saling melengkapi satu sama lain api gaakan pernah padam kalau air ga hadir," ucap fadil sambil mendengarkan bisikan angin yang berhembusan. •JANGAN LUPA FOLLOW YA TEMEN-TEMEN
Tous Droits Réservés
#97
pisces
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • THE UNYIELDING  [END]
  • seindah senja abadi
  • Couple Goals [Completed]
  • SIGMA NATIO (DelShel)
  • Perjodohan (Zeesha)
  • Umbrella and Rain

Gemercik air hujan itu menyembunyikan tawa yang menutupi samar nya luka. lentik nya jemari yang menyapa dinginya sepi. menyambut pagi dengan kecohan sang mentari. embun di ujung bumi,yang mengepul pesat perlahan pudar. beriring dengan air yang menggenangi tanah liat. ini bukan tentang cinta atau takdir yang menggeliat dalam doa. ini tentang kemampuan dalam pertahanan. yang mempertahankan hubungan, yang terancam oleh ketidakadilan. akan kah semua pertahanan ini harus berakhir dengan kata kata perpisahan yang di sah kan oleh takdir ? akan kah satu sosok dengan seluruh dopantasa dan pertahan nya akan luntur begitu saja? inilah dunia, menganggap semua ini adalah lelucon yang tak pantas, tak dianggap ada:) ________________________ "selama ini aku hanya menjadi pengisi kekosongan ruang mu,jangan berlebih dalam menanggapiku,sebab aku tak akan menjadi pengobat luka mu itu" ~Alice... "Aku tak perduli, yang kutau tugasku hanya sebatas mencintamu al" ~ Barra. " Jangan menambah semburat luka mu dengan menungguku, sebab ragaku takan bisa seutuhnya menjadi hak mu" ~Rama.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu