Melangkah ke Depan

Melangkah ke Depan

  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 7, 2019
WpInfo
Non-Fiction
Tagssajak
Sesedih apapun dirimu, tetaplah melangkah ke depan. Tidak ada alasan bagimu untuk terus bersedih. Kamu pasti mendapat dukungan dari orang lain. Mungkin bukan sekarang. Tetapi percayalah, suatu hari nanti orang lain akan datang menghampirimu dan mengangkat kesedihanmu.
Public Domain
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CARAKU MENINGGALKANMU
  • UNREQUITED LOVE
  • Backstreet
  • Another Me
  • TAK BERSAMBUT
  • SECOND LEAD
  • Unfinished Goodbye
  • Tuhan Cinta Kita
  • When Love is Breaking
  • Dear Kamu : My One and Only Crush On My Life

"Hari ini, aku akan berhenti. Aku bangga pada diriku, aku tidak melakukan sesuatu yang berlebihan lagi. Ulang tahunnya tak terasa spesial bagiku. Tidak ada keinginan untuk memberikan sesuatu yang terbaik untuknya. Rupanya kamu selalu berhasil mendorongku menjauh. Aku pernah, menginginkan kabar darimu. Aku pernah ingin menjadi orang paling penting dalam hidupmu. Aku ingin menjadi yang utama dan pertama. Tapi, sejak kemarin, aku tahu sesuatu. Aku tahu bahwa chatmu denganku hanya dilakukan diwaktu luang." Raya mencintainya, dalam diam selama 4 tahun lamanya. Namanya Tio, sayangnya teman yang kemudian menjadi sahabatnya itu lebih memilih mengejar Vira. Bukan tak mengetahuinya, Tio tahu bahwa Raya menyukai dirinya, namun ia memilih untuk berpura-pura tidak tahu. Tidak pernah terlintas dalam benak Tio untuk membalas perasaan Raya, sedikitpun dia yakin dirinya tidak menyukai Raya. Bagaimana jika Raya mulai menjaga jarak dengan Tio? Bagaimana jika Raya sudah tidak bisa merasakan perasaan sayang untuk Tio? Akankah ceritanya jika suatu saat keadaannya berbalik?

More details
WpActionLinkContent Guidelines