Valley In Love

Valley In Love

  • WpView
    LẦN ĐỌC 290
  • WpVote
    Lượt bình chọn 18
  • WpPart
    Chương 13
WpMetadataReadĐang sáng tác
WpMetadataNoticeĐăng tải lần cuối Thứ 6, thg 4 5, 2019
WpInfo
Hư cấu
Lãng mạn
"Aliya, dengarkan aku dulu! Please, Valley....!" Davin berseru tertahan. Aliya tertegun, langkahnya terhenti mendengar suara itu memanggilnya dengan panggilan yang hanya diberikan oleh orang-orang terkasihnya, bertahun-tahun lalu. Haruskan ia luluh karena panggilan khusus Davin? Rasanya sudah lama sekali, sejak mama tercinta meninggalkannya, "Mama..."Aliya terisak, dadanya sesak, seandainya mama masih ada... Davin merengkuh bahu yang naik turun karena isakannya, "Please, jangan pergi lagi, Aliya! Aku bisa jelaskan semuanya."
Bảo Lưu Mọi Quyền
#723
wedding
WpChevronRight
Tham gia cộng đồng sáng tác truyện quy mô nhấtNhận đề xuất truyện được cá nhân hóa, lưu các tác phẩm yêu thích vào thư viện, đồng thời bình luận và bình chọn để phát triển cộng đồng của bạn.
Illustration

Bạn cũng có thể thích

  • My Name Is Erwinda
  • Perfect Love (Angkasa Kehidupan_Completed✔)
  • My Perfect Doll
  • Silakan Ambil Suamiku, Pelakor!
  • Jika Bukan Dia ( Completed )
  • Luka Hati Yumna (END)
  • PERNAHKAH KAU MENCINTAIKU (END DI WEBNOVEL)
  • STILL (Completed)
  • Go Away [Completed]
  • Istri yang tak di inginkan

"Ayah!" ujar gadis kecil dipelukan Danu. "Aku sayang, Ayah!" ucapnya lagi, dan kali ini Danu benar-benar terharu. Baru kali ini ia dipanggil dengan sebutan Ayah di umurnya yang hampir kepala tiga. Danu mempercepat langkahnya menuju puskesmas terdekat, mengingat gadis itu sudah banyak kehabisan darah, lemas. Saat tiba di depan gedung putih dengan papan nama 'Puskesmas' yang terpasang di bangunan itu, gadis kecil tersebut tidak sadarkan diri lagi hingga ditangani oleh Dokter yang datang dari kota. "Apa anda ayahnya?" tanya sang Dokter usai memeriksa keadaan gadis malang itu. "Hm, a--aku... Aku bukan ayahnya ataupun keluarganya." jawab Danu. "Keponakan saya menemukannya di hutan saat kami mencari kayu bakar!" sambungnya takut dikira penculik apalagi pembunuh oleh orang lain, sungguh ia tak sekejam itu. "Oh, baiklah ikut ke ruangan saya!" Dokter menjelaskan bahwa gadis yang ia temukan itu sekarang sudah membaik, ia sangat bersyukur Danu membawanya tepat waktu kalau tidak mungkin nyawanya sudah melayang. ____ "Aku Arin, namamu siapa?" tanya keponakan Danu pada gadis yang baru pertama kali ia bawa berkeliling semenjak gadis itu dirawat. Gadis itu hanya terdiam, karena sudah lama menunggu uluran tangannya diterima Arin segera menurunkannya. Gadis itu nampak bingung, yang ia ingat hanyalah ayah. Padahal yang ia panggil ayah bukanlah ayahnya, sungguh prihatin. "Erwinda, namamu Erwinda." ucap Danu membuat semua tercengang, termasuk Dani adiknya. "Istrimu, itukan nama istrimu," ujar Arum adik iparnya itu. "Ya, kurasa nama itu cocok untuknya!" senyum kini terlukis di wajah Danu, sebelumnya hanya ekspresi datar yang ia tunjukkan setelah kepergian Erwinda istrinya. Gadis Itupun ikut tersenyum, sepertinya ia menyukai nama yang diberikan kepadanya.

Thêm Chi Tiết
WpActionLinkNội dung hướng dẫn