Pengabdian Santri

Pengabdian Santri

  • WpView
    Reads 133
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 8, 2019
WpInfo
Non-Fiction
Cerpen ini saya dedikasikan untuk seluruh santri yang ada di seluruh nusantara, utamanya seseorang yang sangat menginspirasi saya. Disini saya menceritakan bagaimana perjuangan seorang santri, perjuangan untuk selalu bisa mendapat ilmu dunia akhirat. Juga bagaimana seorang santri seharusnya mengabdi pada kedua orang tuanya dan kepada guru serta Pak Kiai di pesantren. Seorang santri bukan dinilai dari seberapa lama dia mondok. Tetapi dinilai dari seberapa baik akhlaknya. Seberapa besar cintanya pada agamanya, pada Rasulnya, dan pada Tuhannya. Itulah yang bisa disebut sebagai santri sejati.
All Rights Reserved
#45
santriindonesia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Love Gus (OPEN PO)
  • MENDADAK JADI SANTRI
  • Annisa Dan Anwar *Cinta Dari Pesantren*
  • Permata Bening Sang Abii
  • 𝐌𝐮𝐧𝐚𝐣𝐚𝐭 ✔
  • DEAR GUS
  • Aamiin bersamamu [ ENDING ]
  • Untukmu Imamku
  • Amor (New Version)

Kisah pengalamannya, Gus Ryan mampu bertahan dengan segala masalah yang dialaminya, namun dengan adanya masalah yang dialami Gus Ryan akan berlalu dengan mudah, semudah Allah membalikkan nasib seorang hambanya. Dimana Gus Ryan harus mengulangi pernikahannya membuatnya jatuh bangkit jatuh dan bankit lagi, Perjuangan yang tidak mudah baginya karna masalah yang dialaminya sempat mengganggu kepribadiannya yang cendrung lemah lembut dan luwes dalam mengamalkan ilmunya, hingga pada akhirnya mampukah Gus Ryan membuka hati untuk yang lain demi seorang Umi dan menjalankan tugas yang akan ditanggungnya menjadi penerus generasi sang Kyai. Nazwa salah satu santri dari pesantren yang dipimpin oleh Gus Ryan, menjadi seorang Abdi ndalem tidaklah mudah baginya, sedangkan Nazwa dalam keadaan mengagumi Gus Ryan dalam diam, namun Nazwa yang menyadari, otaknya selalu dipakai untuk berfikir jernih bahwa dirinya tidaklah pantas harus mengaguminya apalagi untuk menjadi jodohnya, hanya curahannya yang diungkapkan melalui buku, hatinya dan Allah yang tau. Hingga pada suatu saat Gus Ryan akan bersanding dengan yang mungkin lebih baik darinya, Nazwa hanya menatap dari jauh menutup dalam-dalam hatinya dan menyadarinya bahwa dirinya hanya seorang santri yang hanya bertugas sebagai Abdi ndalem dipesantren tersebut. لاتقرب كلمةالحب لانه داء يميت نشيطة التعلم "Jangan sekali-kali engkau mendekati kalimat cinta, ‎karna itu akan mematikan rajinnya mencari ilmu"

More details
WpActionLinkContent Guidelines