Apa Boleh Bicara?

Apa Boleh Bicara?

  • WpView
    Reads 543
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 17, 2025
KUMPULAN CERITA PENDEK Tidak semua hal yang kita rasakan, bisa dipahami dengan sempurna oleh orang - orang di sekitar kita. Padahal kan, kita juga ingin diperhatikan? Ketika kita terjebak di situasi sebagai pendengar. Hanya bisa diam. Padahal punya banyak keinginan untuk bicara - berharap dunia di sekitar kita akan baik - baik saja. Tapi apa? Kita hanya bisa diam melihat keadaan yang terus berjalan tanpa berbuat apa - apa. Ku harap, kau bisa bicara. Sekarang! Mengungkapkan semua inginmu. Mencoba agar bisa didengar, tidak hanya mendengar. Dan tentu saja membuat dunia seperti yang kau inginkan. Jangan seperti aku ! Menunggu terlalu lama, hanya untuk bicara.
All Rights Reserved
#217
cintasahabat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Luka Naren.
  • Renjana [COMPLETED]
  • Antara Aksara dan Kata
  • Cemara milik kita || nct dream (Terbit)✔
  • Hanya Dia (My Savior)
  • It's Always Been You✔️
  • Dear Renjun || Nct Dream
  • Antalogi cerpen
  • Just a Memory

Bagi Naren, rumah bukan tempat pulang. Hanya bangunan penuh suara yang tak pernah mendengar. Sendirian di tengah hiruk-pikuk dunia yang tak pernah memberinya ruang, Naren hanya ingin satu hal: diterima, meski sekali saja. "Adik gue cuma satu. Cuma Hema." Kalimat itu menamparnya lebih keras dari apa pun. Apakah keberadaannya hanya luka? Apakah ia masih dianggap? Atau justru menjadi alasan penderitaan yang tak berujung? Di tengah ujian hidup yang terus berdatangan, Naren berjuang sendiri menghadapi rasa bersalah, kehilangan, dan harapan yang nyaris pudar. Ini adalah kisah tentang luka yang tak terlihat, tentang rasa sepi di tengah keramaian... dan tentang seorang laki-laki yang diam-diam ingin pulang namun bukan ke rumah, tapi ke hati yang bisa memeluknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines