My Lovely Husband

My Lovely Husband

  • WpView
    Reads 302,245
  • WpVote
    Votes 6,598
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 12, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Memiliki istri cerewet apakah termasuk dalam list calon istri kalian, wahai buaya? Tentu saja tidak bukan. Tapi, jika kalian sudah ditakdirkan memiliki istri yang cerewet bagaimana? Hal tersebut patut ditanyakan pada Raka Hermawan, pria dengan perawakan tinggi itu mengaku bahagia menikah dengan gadis cerewet pilihan orang tuanya. Karena bagi Raka, cerewetnya seorang istri itu bukti dari cintanya. "Bahagia itu sederhana bagi mereka yang senantiasa bersyukur atas nikmat-Nya. Hidup bersama wanita yang tidak pernah berhenti mengomel adalah kebahagiaan saya." ~Raka Hermawan. Seharusnya Nia menjadi wanita beruntung bukan? Tapi, seperti apa kehidupan rumah tangga mereka? Harmonis-harmonis saja atau justru terus bertengkar? Temukan jawabannya dan segera baca ;) *Cover hanya pemanis.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIALOG TIPIS
  • FALLING FOR MY LECTURER (Tamat)
  • AMNESIAL (END)
  • RAICA |NIKAH MUDA|
  • Ice Boy Is My Husband ( REVISI )
  • °メDipaksa Kawinメ° [SELESAI]~
  • AFTER WEDDING - TERBIT
  • Jiwa yang Tertukar (TAMAT)
  • perjodohan paksa asaleta
  • CEO kejam suamiku

Menikah? Nggak ada di rencana hidupku, setidaknya sampai aku ketemu sama cowo yang bisa bikin aku bucin mampus. Nggak ada cerita nikah, apalagi nikah sama orang yang lamarannya ditolak sama Kakaku sendiri...oh NO! Tapi di sinilah aku sekarang-terjebak dalam rumah tangga dengan suami yang lebih pendiam dari tembok kamar. Demi Tuhan ini sih batu, bukan orang.. Anggukan, gelengan, lirikan atau 'hmm' doang?Tolong, ini itu rumah tangga, bukan film tanpa dialog. Nonton bokep dimute aja kurang seru apalagi pernikahan tanpa suara...HAMPA! Lama-lama aku jadi dilema: harus nyerah aja dan ikut diem? Atau terus bikin drama biar rumah ini nggak serasa tempat meditasi? _sayangnya tanpa perlu dibikin pun, drama itu telah datang sendiri pada Arunika dalam bentuk badai kecil yang terus berdatangan. Akankah Arunika sanggup bertahan? dan jika dia tak sanggup sekalipun apakah suaminya akan menjadi batu yang nyaman untuk dijadikan sandaran?

More details
WpActionLinkContent Guidelines