Second Time

Second Time

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 10, 2019
Kau tahu? Aku merindukan saat-saat dulu. Dulu, saat kita masih remaja, saat kita tertawa bersama dan bersedih bersama. Dulu, saat kita masih belum tau cinta akan sesulit ini. Dulu, saat kita berjanji akan selalu bersama. Dulu, saat kita berjanji, bahwa sesulit apapun, kita akan tetap setia dan memperjuangkan satu sama lain. Dulu, saat kau belum mengenalnya. Dulu, sebelum kau pergi, dan meninggalkan sejuta kenangan yang akan menjadi pisau bagi luka yang mendalam. Ya, aku memang merindukan saat-saat itu. Tapi, Merindukan.... bukan berarti ingin terulang, kan? Tapi sekarang? Kau datang kembali seenaknya seperti tidak pernah melakukan kesalahan apapun. Tapi, aku yang bodoh. Karena masih menerimamu, untuk kedua kalinya.
All Rights Reserved
#800
amatir
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INTO HIS WORLD
  • ONE MORE
  • Devil's Game - END.
  • Bara [REVISI]
  • GLANCE
  • Summer Triangle  (Revisi)
  • Cerita Tentang Kita
  • Raden
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)

Berjalanlah bersamaku Katamu kau tak akan membiarkan orang lain mengisi celah-celah kosong jemariku Berjalanlah bersamaku Katamu kau tak akan membiarkan orang lain merangkulku kala badai menerjang hidup Berjalanlah bersamaku Janjimu kau akan selalu menjadi seseorang yang menghapus air mataku Berjalanlah bersamaku Janjimu kau akan selalu menjadi seseorang yang kubutuhkan untuk menjalani hidup Berjalanlah bersamaku Walau dingin menembus kulit kita Jangan pernah pergi dariku Berjalanlah bersamaku Walau dunia seakan tak menginginkan kita bersama Jangan pernah pergi dariku Berjalanlah bersamaku Seperti katamu, kau akan selalu melindungiku Berjalanlah bersamaku Seperti katamu, kau akan selalu menjadi canduku Jangan pernah pergi... Jangan pernah pergi... -Kim Yoora

More details
WpActionLinkContent Guidelines