Jeritan sang rakyat

Jeritan sang rakyat

  • WpView
    Leituras 6
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sex, mar 8, 2019
"Engkau semua yang telah menjadikanya raja, namun engkau semua pula telah diperbudaknya. Engkau semua yang telah memberikanya kekuatan, namun engkau semua pula malah ditindasnya. Engkau semua yang telah memberikanya sebuah pemerintahan, namun engkau semua yang akhirnya menyesal atas pemberian itu. Dulunya kalian semua dalam keadaan makmur, namun karenanyalah kemakmuran itu pergi. Maka ketahuilah kalian semua, berdoa di malam hari demi sebuah kemaslahatan pasti terkabulkan. Apalagi doa itu berasal dari hati-hati yang merasa kecewa, orang-orang yang dilanda kelaparan, dan orang-orang yang susah mendapatkan pakaian layak. Dan ketahuilah oleh kalian semua, sangat mustahil sekali jika seorang zalim masih bisa hidup di saat yang di dzalimi telah meninggal dunia. Dan bertindaklah secara dzalim terus, dan kita di sini akan menjadi orang-orang yang terdholimi. Dan ketahuilah bahwasanya orang-orang yang senantiasa berlaku zalim suatu saat pasti akan terjatuh." Ungkap Nafisah binti Hasan dalam suratnya.
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • RahwanaYana
  • Damira (END)
  • BL| I'm Pregnant With The Child Of The Traitor General In My Past Life
  • Doa yang tak sama
  • [END] 60: Putri penjagal babi yang meninggal dalam usia muda
  • MALAIKAT KECIL
  • Four Friends Fisabilillah
  • Ikhtiar Menjemput Cinta [REVISI + END]

"Tidak Rahwana, sadarilah olehmu; bahwa semua yang bernyawa itu pasti akan di tinggalkan oleh nyawanya, dan itulah yang dinamakan badai kematian, tak ada kiranya seorangpun yang dapat luput dari kejaran badai kematian, anakku."

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo