PASANGAN HATI

PASANGAN HATI

  • WpView
    Reads 152,016
  • WpVote
    Votes 7,972
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 27, 2019
Halo reader... cerita ini merupakan terusan dari cerita LOVE TEACHER dan DATE WITH SENIOR Yang pada penasaran sama kelanjutan cerita2 aku sebelumnya itu kudu baca cerita yg satu ini... Happy reading " Jani yang bekerja keras memenuhi syarat dr org tuanya agar bisa bersatu dg vana, sudah bisakan papa jani meyakinkan ayah vana ? Dan apakah vana masih setia menunggu jani ?" " Diandra yg begitu terpuruk ditinggalkan keana, dan dg setia menunggu keana. Sedangkan keana ? Berhasilkah dia move on dari diandra...? " Kisah cinta yg sama sama terpisah dg cara yg berbeda. Disatukan dalam satu cerita.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When Hearts Collide
  • SO PRECIOUS (PART COMPLETE)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Always (And Only) [TAMAT]
  • My Older DESTINY- Lengkap
  • Alternative (completed)
  • Monochrome Romance 2 (After) End
  • LOVE FOR MY LOVE
  • Cinta Untuk Prajurit Lautan
  • 𝕊𝕋𝕀𝕃𝕃 𝔸𝕓𝕠𝕦𝕥 𝕐𝕆𝕌..[END]

Sebagai salah satu staf paling teliti dan andal di Luminous Jewelry, anak perusahaan terkemuka dari The Gold Diamond Group. Kanina selalu menjalankan tugasnya tanpa cela. Kariernya stabil, hidupnya tenang, dan yang terpenting: dia jauh dari segala bentuk drama romansa kantor yang memusingkan. At least, that's what she thought. Semua berubah ketika ia melenggang memasuki ruangan tertinggi di kantor, ruangan milik Arzeno Kaivandra Yudistira. Sang Presiden Direktur. CEO muda penuh kharisma, tampan, dan... notoriously single. Sosok yang selalu menjadi perbincangan hangat di setiap sudut kantor, dan diam-diam, sumber kekacauan emosional bagi banyak wanita di Luminous. Tapi hari itu, Zeno-begitu semua orang memanggilnya-tidak memanggil Kanina untuk urusan pekerjaan. Kalimat yang keluar dari mulut pria itu sukses menghentikan denyut waktu. "Besok malam saya akan datang ke rumah kamu... untuk melamar." It was not a question. It was a declaration. Dan seketika, hidup Kanina yang tenang berubah menjadi medan tabrakan dua hati, penuh rahasia masa lalu, konflik internal, dan perasaan-perasaan yang terlalu sulit untuk diabaikan. Sebab cinta kadang datang... bukan dengan pertanyaan. Tapi dengan keputusan.*

More details
WpActionLinkContent Guidelines