Coretan Sang Pemimpi

Coretan Sang Pemimpi

  • WpView
    Membaca 529
  • WpVote
    Vote 36
  • WpPart
    Bab 36
WpMetadataReadLengkap Kam, Agt 3, 2023
Rasanya seperti menyentuh getar di pucuk granat yang siap meledak. Atau seperti berdiri di ujung papan titian dan kehilangan keseimbangan. Yang mana saja, rasanya seperti ada peluru yang menembus rongga rusuk dan berdiam diri di pusat jantungnya. Untuk suatu alasan yang sampai kapanpun tidak akan pernah bisa dijelaskan. Ketika aku menatap tepat di matanya, aku tahu. Meski tidak mungkin menggaung ke seluruh penjuru benak, meski sel-sel otak menjerit ditantang logika, aku tahu. Begitu saja.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#577
penantian
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Ku Sampaikan Cinta Ini Dalam Do'a
  • Be Present and Stay
  • MENCOBA HIJRAH DAN TETAP ISTIQOMAH
  • Sepertiga Malam Bersama Allah
  • Back To You
  • Menanti Jodoh 'Kembali'
  • Pelukan Sang Rahman
  • Penantian Terindah [COMPLETED]
  • Halalkan Atau Tinggalkan
  • Sepertiga Malam Tentangnya

Aku Mencintaimu dalam untaian do'a do'aku. Meskipun pada akhirnya kita terpisah dan aku hanya akan hidup dengan kenangan yang telah kita lukis bersama namun aku tetap akan mencintaimu dalam setiap do'aku.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan