10 DAYS [END]

10 DAYS [END]

  • WpView
    Reads 55
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Fri, Mar 8, 2019
Bagaimana jika kamu selamat dari suatu kecelakaan? Dan kehilangan orang yang saat itu pergi bersama mu? Rumah mu jauh dari sana. Juga, tak ada yg tau bahwa kamu selamat dari kecelakaan itu. Hal itu yang dirasakan Alvin. Seorang anak kecil yang selamat dari sebuah tabrakan.. ah tidak, bukan tabrakan. Tapi kecelakaan yang aneh. Katakanlah dia terdampar di daerah tersebut. Apa yang akan dia lakukan? Mengingat sebelumnya dia adalah seorang yang lumayan tidak miskin (mungkin), Apakah dia tetap disana, mati kelaparan? Bekerja untuk makanan? Ah sebenarnya dia terlalu kecil untuk mengalami hal itu. Tapi yaa aku berkata lain wkwkwk >~< Okeh! kalo penasaran, mari dibaca. Kalo enggak, yaa di-penasaran-in (iyaa aku maksa) ○•°●●°•○ "If you love life, don't waste time, for time is what life is made up of" ~ Bruce Lee
Public Domain
#29
lengkap
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Glitch
  • ɪ'ʟʟ ᴛᴀᴋᴇ ᴄᴀʀᴇ ᴏꜰ ʏᴏᴜ  < Slow Up >
  • FROM SCHOOL TO CITY (END)
  • World Of Chaos
  • Gentayangan di Kereta Terakhir
  • TRAPPED ZOMBIE'S (COMPLETED)
  • OutbreaK (Wattys Winner 2018)
  • Mala (END)
Glitch

Glitch (completed) ------------------------------------------------------- "Neo lagi apa, Yah? Aku mau bicara, dong." "Siapa?" "Neo. Udah bangun belum dia?" "Neo siapa, Lin?" Aku bersumpah jantungku berhenti berdetak selama beberapa detik. "Maksud Ayah apa?" "Lah? Itu kamu tadi nanyain siapa? Mau bicara sama Bi Dedeh?" "Yah ... jangan bercanda." Bahkan sambil mengatakannya, aku tahu Ayah tidak sedang bercanda. Aku tahu ada sesuatu yang salah. "Ngomong apa, sih, kamu? Lin, udah dulu, ya. Ayah hampir telat berangkat kerja." "Tunggu! Tolong jangan bikin aku tambah pusing, Yah. Aku mau bicara sama adikku!" Hening selama beberapa detik. "Sepertinya kepalamu benar-benar keras terbentur." "Maksudnya?" tanyaku di tengah degup jantung yang tak karuan. "Alin, kamu gak punya adik. Kamu itu anak semata wayang." *** Dalam sebuah perjalanan kereta, Alin, seorang gadis remaja berusia tujuh belas, terbangun dari tidurnya. Saat itu, ia menyadari beberapa hal terasa sedikit berbeda dari sebelum ia jatuh tertidur. Termasuk, bayangannya sendiri di cermin. Mengapa ia mengenakan pakaian lusuh dan ketinggalan jaman? Mengapa sahabat terdekatnya tidak mengenalinya? Dan yang paling penting, ke mana perginya Neo, adik kesayangan Alin yang tiba-tiba raib seolah ditelan bumi? Apa yang sebenarnya terjadi pada Alin? Atau... pada dunia ini?

More details
WpActionLinkContent Guidelines