The Decider - Between Good & Evil

The Decider - Between Good & Evil

  • WpView
    Reads 245
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 3, 2020
Pada zaman dahulu, di dunia ini hidup 7 binatang buas legendaris yang disebut sebut sebagai dewa. Binatang buas ini melindungi teritorinya dari binatang buas lain. pertama, ada binatang buas berupa Burung Garuda penguasa langit yang bersarang di timur belahan dunia. Yang bernama Garda, ia juga sering dianggap sebagai dewa api, sekaligus dewa langit. Yang kedua, di belahan dunia bagian timur, di hutan yang diselimuti kabut, hidup seekor binatang buas yang yang sangat cantik berupa Burung Cendrawasih, yang bernama Frey, dan dianggap sebagai penguasa hutan timur, sekaligus sebagai Dewi kecantikan dan keberuntungan. Hewan buas terakhir di bagian timur bernama Saru, memiliki rupa seperti Kera, penguasa daerah terisolasi yang dikelilingi Pegunungan Feverio, di sisi timur dunia. Di bagian barat benua G, hidup 3 ekor binatang buas. Yang pertama bernama Neptonion. Dewa berupa paus orca membawa trisula. Ia dianggap oleh masyarakat barat sebagai Dewa keberuntungan, sekaligus dewa laut pembawa berkah bagi nelayan di wilayah barat. Selanjutnya di sisi selatan benua G, hiduplah seekor binatang buas bernama Dracio. Binatang buas yang berupa Naga penjaga gunung berapi terbesar di Benua G, sekaligus di dunia. Dracio dianggap sebagai penjaga Dunia G, sekaligus dianggap sebagai dewa perang. Terakhir di utara Benua G ada binatang buas yang menguasai daerah es bernama Glaciviera. Binatang ini disebut sebut berupa Kelinci Putih yang dipercaya sebagai Dewi kehidupan dan Dewi es. Di bagian tengah Benua G tepatnya di ibukota Centrio orang orang percaya terdapat binatang buas bernama Liostra, yang dipercaya sebagai dewa pelindung dan dewa kebijaksanaan. Dewa ini berupa Singa Suatu ketika terjadi konflik antar dewa yang mengakibatkan perpecahan, dan membagi dewa dewa menjadi dua kubu, yang satu The Western God, atau Westria. yang satu lagi The Eastern God atau Eastria. Dewa dewa barat berperang melawan dewa dewa timur, perang ini sering disebut Chaotic War.
All Rights Reserved
#324
war
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Salem Princess (End✔️)
  • Dunia viva fantasy S1 (viva fantasy × reader) [•REVISI]
  • 5 Legenda [END]
  • [SLOW-UP] THREE⏂⃟ViFan S2 x Reader!
  • the first month for three lives
  • " SATRIA "
  • Surat dari Hutan - Viva Fantasy

Statusnya yang dianggap sebagai anak haram dan aib membuatnya harus dibuang oleh orangtua kandungnya. Hidup mewah dan sempurna bersama ibu angkatnya, sebagai anak konglomerat dan dihormati, Dyvette menjadi semakin angkuh jika itu bersangkutan dengan lamaran pernikahan. Dia telah menolak banyak lamaran dengan alasan yang sama. Dia bahkan berani menolak lamaran dari Pangeran Mahkota dengan bahasa yang kurang sopan, dia tetap kekeuh pada pendiriannya bahwa dia tidak butuh seorang lelaki untuk bertahan hidup. Tapi di samping sifat buruknya yang selalu berbicara pedas pada lelaki, Dyvette adalah wanita dermawan yang selalu ingin membantu orang yang kurang mampu. Dia mendirikan banyak yayasan anak yatim dan terus beramal setelah dia merasa mampu untuk merealisasikan keinginannya. Namun pada akhirnya, dia mengalami tahap romansa juga, dengan beberapa ujian yang membuatnya tersadar kalau dia telah melakukan hal bodoh dan membuatnya harus merasakan sakit hati. Pria manakah yang akhirnya mampu membuatnya berubah dan mau menikah? Si bangsawan tampan anak Kaisar, Ankhamun? Atau budak penggembala domba yang dia selamatkan dari perbudakan? "Jadilah wanitaku, aku rela menjadi pelayanmu asalkan kamu bersedia bersamaku." _Ankhamun Mena "Kamu adalah wanita paling cantik yang pernah dilihat oleh mataku." _Fatih Al-Farishi "Cintai aku dengan keras, aku akan memberikan seluruh duniaku padamu sebagai gantinya." _Draco Noah

More details
WpActionLinkContent Guidelines