Story cover for My Notes by slmanndynista
My Notes
  • WpView
    MGA BUMASA 348
  • WpVote
    Mga Boto 48
  • WpPart
    Mga Parte 14
  • WpView
    MGA BUMASA 348
  • WpVote
    Mga Boto 48
  • WpPart
    Mga Parte 14
Ongoing, Unang na-publish Mar 08, 2019
Cerita ini adalah isi dari buku diaryku yang ingin kubagi bukan untuk mencari perhatian, tapi aku hanya ingin menuangkan isi hatiku, bagaimana hariku, dan berbagi kepada semua orang yang mungkin merasakan hal yang sama? 

Setiap malam aku selalu membayangkan diriku terbang dengan sayap yang indah seperti kupu-kupu. Terbang kesana-kemari menyebarkan kebahagiaan bagi orang yang melihatnya dan merasakan indahnya dunia Sang Pencipta.
All Rights Reserved
Sign up to add My Notes to your library and receive updates
o
#24notes
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
C ni IniAku-BukanKamu
27 parte Kumpleto
"Drama banget hidup gue. Bahkan sinetron azab pun tidak semenyedihkan ini, sial." Gadis itu menunduk, melihat ke bawah dengan tatapan kalut. Kemudian ia menatap ke atas langit, hujan, tak ada bintang. Hanya ada langit gelap yang sesekali menjadi begitu terang karena kilatan petir. "Mak, kenapa nggak ajak Clara sekalian, sih?" lirih gadis itu membiarkan air hujan menerpa wajahnya yang penuh luka lebam. Bahkan tetesan air di tangannya berubah menjadi kemerahan, bercampur dengan darah. Ia tak menangis, lebih tepatnya sudah lama ia tidak bisa menangis. Sebelum memutuskan keluar di tengah hujan lebat, ia menikmati kesendirian yang menyakitkan di emperan ruko tak jauh dari jembatan ini. Sendiri yang begitu sakit karena dadanya yang sesak dan tangannya yang tak berhenti mengeluarkan darah yang bersumber dari sayatan yang ia buat sendiri. Ia kembali menundukkan kepala. Memejamkan mata erat, membiarkan rasa sakit fisik dan mentalnya bersatu dengan gumuruh suara petir. Mungkin, ini terkahir kalinya ia menikmati rasa sakit itu. Karena ia memilih untuk, menyerah. "Lo gila?!" Gadis itu membuka kembali matanya, tangannya semakin terasa perih karena terbentur aspal jembatan. Tak lain karena dorongan pemuda yang saat ini menatap tajam ke arahnya. Ia mengerjap bingung. Mencoba mencerna apa yang baru saja terjadi. "Lo mau bunuh diri, hah!?" Sentakan pemuda itu membuat dia sadar, ia gagal. Gagal untuk mengakhiri penderitaannya malam ini. Menyadari hal itu membuatnya tanpa sadar meneteskan air mata. Entah ia harus bersyukur atau justru menyalahkan pemuda yang saat ini berjongkok di hadapannya. Pemuda yang membuat percobaan bunuh dirinya malam ini gagal total. Jadi ia masih harus melanjutkan hidupnya yang menyedihkan ini?
Meneroka Jiwa ni KaiaKarnika
52 parte Kumpleto
[The Wattys 2022 Winner kategori romansa dan penghargaan "Awalan Paling Menarik"] Ketika hidup seolah tak pernah alpa menyajikan lara. Kala akhirnya ada setitik cerah cinta. Apakah harus berjuang demi cinta atau terus berkubang derita? Wangi tidak pernah meminta lahir dari rahim seorang penderita skizofrenia, pun tak kuasa menolak tumbuh dengan label anak orang gila. Nestapa yang teramat akrab dalam hidup telah membuatnya menyimpulkan makna, bahwa dirinya tak layak menerima cinta, bahwa kehadirannya memang tak pernah didamba. Lalu tatkala para lelaki datang membawa romantika, dimulailah sebuah drama. Drama yang menjadikannya pemain utama, mendapat sorotan banyak mata. Drama penuh dinamika menjelajahi jiwa. Akankah Wangi menemukan makna cinta yang didamba atau hanya mempertegas bahwa ia memang ditakdirkan untuk selalu hidup dalam derita? *** This story is dedicated to my friend - ***** - who has found the meaning of life. Rank #1 Psikologis 20/4/2022 Rank #1 Mentalhealth 15/4/2022 Rank #1 Selflove 28/1/2022 Rank #1 Skizofrenia 13/12/2021 Rank #1 Kecemasan 15/12/2021 Rank #3 Kesehatanmental 13/12/2021 Dilarang keras mengambil sebagian dan/atau seluruh isi cerita tanpa izin penulis. Manusia yang bermartabat tak akan sudi melakukan plagiat. Cerita ini terinspirasi dari kisah nyata, tetapi untuk detail nama tokoh, profesi, institusi, tempat kejadian, atau peristiwa, semua adalah murni imajinasi penulis. Dengan demikian, apabila ada kesamaan, maka itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 9
Unseen Tears cover
C cover
Breathe cover
Meneroka Jiwa cover
Happy Ending cover
PENGALAMAN KU, KISAH DIA cover
Meneroka Jiwa 2 cover
Hopeless cover
Narasi patah hati cover

Unseen Tears

22 parte Kumpleto

Setiap kali melihat ke langit yang cerah itu, aku selalu berandai-andai, "𝘒𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘢𝘬𝘶 𝘱𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘢𝘺𝘢𝘱, 𝘢𝘬𝘶 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘳𝘣𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘪𝘯𝘨𝘨𝘪 𝘴𝘦𝘱𝘦𝘳𝘵𝘪 𝘣𝘶𝘳𝘶𝘯𝘨." Kadang aku berpikir, kenapa langit itu bisa terlihat sangat cerah sedangkan aku di sini tidak pernah merasakan cahaya dalam hidupku, sendirian, menyedihkan. Semua pemikiran kelam yang selalu menguasaiku seakan menahan semua cahaya yang seharusnya datang padaku. Harusnya, aku bisa secerah langit itu. Harusnya, aku juga bisa seindah langit itu. Harusnya, aku juga bisa menjadi langit yang menjadi tempat terbang bagi burung-burung lucu itu. Tapi setidaknya, ada satu hal yang bisa aku tiru dari langit, 𝘮𝘦𝘯𝘢𝘯𝘨𝘪𝘴. Hanya itu yang bisa aku lakukan. Meskipun tangisku tidak seindah hujan. Meskipun tangisku tidak terlihat. ⚠️ Trigger warning: depression, suicidal thoughts.