Mon Amour [Kevin Sanjaya]

Mon Amour [Kevin Sanjaya]

  • WpView
    Reads 250,079
  • WpVote
    Votes 17,389
  • WpPart
    Parts 54
WpMetadataReadComplete Fri, Sep 20, 2019
[COMPLETE] Valuery Adinda Wijaya adalah seorang gadis cantik nan pintar yang berasal dari keluarga broken home dipertumakan oleh takdir dengan seorang Atlet Badminton yang sangat digilai Kaum Hawa, Kevin Sanjaya Sukamuljo. Siapa sangka disetiap pertemuan yang selalu dihiasi pertengkaran membuat mereka jatuh hati tanpa disadari. Hingga pada akhirnya mereka dipisahkan karena sebuah kesalahan fatal yang dilakukan oleh Kevin Sanjaya Sukamuljo. "Kecewa berbeda dengan marah, mungkin jika marah masih bisa tereda dengan kata maaf dan sebagainya lalu lupa begitu saja. Tapi jika kecewa, tetap memaafkan namun takkan pernah dilupakan Dan keadaan pun tak akan lagi sama" -Valuery Adinda Wijaya Let's Halu Guys❤
All Rights Reserved
#6
ihsan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dalam Diam | Hiatus
  • Secret Love || Kevin Sanjaya (Cerita Tidak Dilanjutkan)
  • The Pursuit of Love (Completed)
  • Aletta Inara [SUDAH TERBIT]
  • BRUISES [SELESAI]✔
  • Antara Cinta Dan Sahabat (Kevin Sanjaya Sukamuljo)
  • Liefde In Twee Werelden-Jay Idzes
  • Teka-Teki || Kevin Sanjaya
  • Black Court | Kevin Sanjaya ✔
  • my human diary || Rian Ardianto

Dalam Diam Ia tumbuh dalam dunia yang tenang tapi penuh celah. Seorang gadis yang dibesarkan oleh ibu tunggal, di antara kasih yang tulus dan kisah yang setengah jadi. Ibunya tak pernah marah, tapi juga tak pernah benar-benar bercerita. Tentang masa lalu, tentang ayahnya, tentang rumah yang seharusnya jadi tempat kembali-semua hanya hadir dalam potongan-potongan kabur yang tak pernah lengkap. Hidupnya berjalan seperti itu, penuh tanya yang tak lagi ia kejar jawabannya. Sampai suatu hari, dunia yang ia kenal mulai bergeser. Sebuah surat undangan membawa namanya ke ajang Olimpiade Sains Internasional. Pemeriksaan kesehatan hanyalah prosedur awal-begitu ia kira. Namun rumah sakit tempat pemeriksaan itu justru menjadi simpul dari benang-benang yang selama ini kusut dalam kepalanya. Nama 'Diranata' menampar ingatannya, menghidupkan kembali bisikan-bisikan yang dulu sering didengar namun tak pernah dimengerti. Dan di antara lorong putih dan suara monitor medis, ia bertemu Gracia. Seorang dokter muda yang baik dan tenang, namun tak tahu bahwa yang sedang duduk di hadapannya mungkin adalah kakaknya sendiri. Ia mengenali wajah itu. Bukan dari ingatan, tapi dari foto lama-foto yang selama ini disimpannya tanpa tahu maknanya. Foto mamanya, memeluk seorang anak kecil yang bukan dirinya. Kini ia tahu, siapa gadis kecil itu. Tapi tetap memilih diam. Diam, karena belum waktunya bertanya. Diam, karena kadang kenyataan lebih menakutkan dari dugaan. Dan diam, karena hatinya belum siap menerima apa yang mungkin telah lama ia tunggu. Langkahnya pelan, tapi pasti. Satu demi satu, rahasia yang terkubur mulai muncul ke permukaan. Bukan dengan dramatisasi, tapi lewat tatapan, pertemuan singkat, dan perasaan yang tak bisa dijelaskan. Ini bukan hanya tentang siapa dirinya, tapi juga tentang apa artinya memiliki rumah-dan kehilangan rumah itu tanpa tahu kapan. Dalam diam, ia belajar memahami. Dalam diam, ia memilih bertahan. Dan dalam diam pula, ia akhirnya berani mencari pulang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines