Waktu Yang Dikembalikan

Waktu Yang Dikembalikan

  • WpView
    Reads 119
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 14, 2019
Gue selalu berfikir bahwa kadang waktu adalah yang terbaik. Membuang kenangan, mempercepat keterpurukan, menghentikan kejadian, dan bahkan dapat menghalau yang hendak datang. Tapi ... Dengan disuguhkannya seseorang "baru" dalam hidup gue yang bahkan gue nggak faham, akan seperti apa endingnya nanti. Cukup, membuat gue sadar, bahwa waktu adalah pencuri yang handal. Disaat pertama, gue benci dengan apa yang waktu bawa, untuk gue saat itu. Gue mulai memahami dan terlampau membiarkan cerita ini mengalir sendirinya. Gue biarkan begitu saja. Dan tanpa disadari. Semesta ikut andil dalam keputusan ini. Dan bahkan, seolah ingin menyutradarai kisah gue, bersama mereka dan waktu. Bodoh jika gue masih memakai asumsi gue yang lalu, saat membanggakan waktu. Tapi setelah mengenal mereka, Gue bahkan sempat membenci sang waktu, karena kecewa? Hingga, lagi lagi gue sadar. Waktu tidak jahat, ia terlalu faham apa yang akan terjadi. Menenangkan disaat kita bahagia menerimanya. Menjerumuskan disaat kita menghindarinya. Jadi, untuk waktu. Terimakasih, telah sabar mendewasakan ku. Dengan para perantaramu. Dariku, yang rindu denganmu dan mereka Selamat datang dimana . . -waktu dikembalikan-
All Rights Reserved
#33
dani
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Our Times (Completed)
  • CLOSER
  • I'm broken [BHS#1]✓
  • DENTING  [Revisi]
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • SHE IS MY TWINS
  • Gadis Tteokbokki & Cowok Mochaccino (DITERBITKAN)
  • Sebuah Rasa
  • Devon [END]

TEEN FICTION Waktu... Setiap apa yang kita lakukan pasti akan selalu kita ingat, baik yang senang maupun sedih. Terkadang diri kita egois ingin mengingat hal yang membuat kita senang, terkadang juga diri kita egois berlarut-larut mengingat hal yang membuat kita sedih. Waktu... Yang menemani lika-liku kehidupan kita tanpa bisa diputar kembali walaupun kita bersikeras dengan berharap kalau saja waktu bisa diputar kembali. Waktu... Yang dapat membuat orang yang kita sayangi ternyata pergi, orang yang kita percaya ternyata berkhianat, orang yang kita anggap keluargapun nyatanya berubah menjadi orang asing. Fara Eisha, seorang siswi SMA biasa yang menjalani manis pahitnya kehidupan ditemani oleh penghias cerita yang datang silih berganti, yang memainkan perasaannya dengan apik. Dan berlomba-lomba dengan waktu mencoba untuk memecahkan masalah yang sedang menerornya. Entah dari siapa, sepertinya orang itu senang membuat Fara menampilkan raut wajah gusar, gelisah. Bisakah Fara melalui masalah tersebut? atau menyerah akan ketidakberdayaannya? **** *masih amatiran but I'll try my best dan ini murni pemikiran sendiri

More details
WpActionLinkContent Guidelines