Crazy Boy & Crazy Girl

Crazy Boy & Crazy Girl

  • WpView
    Reads 697
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 21, 2019
[PROSES REVISI] Cerita ini hanyalah hiburan semata-bukan semata deng, ribuan mata, amin. Untuk sekedar menghibur kalian wahai para Readersku (kaya punya Readers aja) WARNING!!! JANGAN BACA DIDEPAN ORANG TUA, kenapa? YA KARENA TAKUT MEREKA KIRA, KAMU SUDAH GILA KARENA AKAN TERTAWA SENDIRI, HAHAHAH. Dijamin, pasti kalian akan terbahak membaca cerita ini-itu sih yang gue alamin, TAPI JIKA KALIAN TIDAK? Mencobalah untuk tertawa sebelum tertawa itu dilarang!Hohoho. Dua orang remaja yang sama-sama memiliki kepribadian konyol, kocak, unik, aneh, ceria, malu-maluin. Namun, walaupun mereka memiliki sifat yang sama persis, keduanya tidak pernah akur bagaikan Tom & Jerry. Bagaimana kah kelanjutan kehidupan keduanya? Apakah mereka akan terus seperti itu atau akan tumbuh benih-benih cinta? PENASARAN? YUK LANGSUNG AJA TEKAN TOMBOL "BACA" DIATAS. -Davina Maudy Natasya "Dasar Gila!" -Bayu Azka Fairuza "Lo tuh yang gila!" #19 in TenFiction (27-03-2019) #58 in Musuh (27-03-2019) #8 in Falling (27-03-2019) #61 in Kocak (08-04-2019) 09/03/2019
All Rights Reserved
#8
falling
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • Tsundere Maniak Susu
  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Blueprint Pelarian Villain
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines