Dua hati saling bertatap penuh tanya.
Dua hati saling mencari kepingan-kepingan yang hilang.
Dua hati saling bertemu bayangnya.
Kini dua hati kembali bertatap penuh tanya namun tak bermakna.
Terkadang kita tidak bisa mengetahui apa yang terjadi dalam kehidupan kita sehari-harinya. Mungkin semua butuh waktu untuk meyakinkannya.
Air mata yang kembali runtuh. Bukan perpisahan yang di inginkan tapi takdir yang kembali berbicara pada dua insan yang sedang di masuk asmara.
"Jika emang di awal aku salah buat jatuh cinta sama kamu. Tapi justru aku bersyukur, Tuhan itu baik, karena dengan mengenalmu saja aku bahagia walau tidak bisa memiliki." Kata Arunika tersenyum lirih.