ayat untuk diri

ayat untuk diri

  • WpView
    Leituras 15
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, mai 1, 2019
bacalah jngn lupe vote🙂
Todos os Direitos Reservados
#130
deep
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Kelopak Tanpa Bunga (کلوڤق تنڤا بوڠا) [OG & SU]
  • Fragment Rindu
  • ENIGMA
  • Sekadar Kata Hati
  • FOURTH HAREM
  • Cinta yang Ku Dambakan Bahagia( Slow Update)
  • Kisahnya Begitu Jalannya Begini
  • Langkah Tanpa Lari: Aera Inara [C]
  • aksara
  • Berjuang walau penat

[PROSA PUITIS✒️] Imalis Camélia atau Camy selalu bergerak dalam diam. Sunyinya bukan kosong tetapi ia menyimpan rahsia, kenangan, dan luka yang jarang disentuh. Di sebuah kedai buku lama kecilnya, di antara kelopak yang gugur dari pokok bunga kamelia di halaman, setiap hari menjadi ritual menatap dunia melalui kesunyian. Hinggalah suatu ketika "Insan" itu muncul. Tenang, penuh perhatian, dan diamnya bukan hambar malah menyentuh sesuatu yang tersembunyi dalam diri Camy. Mereka tidak banyak bercakap cuma berbalas-balasan surat. Tetapi dalam diam, sesuatu berkembang. Sebuah kisah yang lembut, halus, dan tak terucap selama ini. ".... mana kau menghilang, lama aku tunggu..." - monolog, IMALIS CAMÉLIA "Saya tak ada niat nak menghilang tiba-tiba, tapi kalau ditakdirkan saya hilang buat selama-lamanya, awak boleh jaga diri tak?" - S.E.A Di antara kelopak tanpa bunga itu, ada kedua jiwa belajar menemukan cinta dalam cara yang paling sunyi, paling puitis... dan paling nyata.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo