We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Shouldn't

Shouldn't

  • WpView
    Reads 200
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 19, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Perkara luka bukan hanya tentang waktu sebagai dalih pelipur nestapa. Bukan hanya tentang hati yang diselimuti dilema bertahan dalam semu terjebak dalam satu nama yang entah sudah berapa kali mengacaukan jiwa, atau mencoba berdamai, menerima, lalu melepas dan membuka lembaran baru meski penuh compang-camping agar tetap tegak. Aku pernah terluka. Butuh waktu bagiku memperbaiki apa yang telah rapuh ditelan dusta. Yang lama memang memberi luka, namun bukankah yang baru juga bisa berpeluang memberi luka lagi? Bagaimana kamu yakin bahwa yang baru memang yang tepat sebagai obat penyembuh?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Segitiga Bermuda
  • Everything Has Changed (Completed)
  • Ana Uhibbuka Fillah ( TAMAT  )
  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • Takdir Cinta [Completed]
  • Double'A Season 2
  • Khayalku
  • Aderaga [ON GOING]
  • Vandra [Completed]

Terkadang kita tidak bisa mengetahui apa yang terjadi dalam kehidupan kita sehari-harinya. Mungkin semua butuh waktu untuk meyakinkannya. Air mata yang kembali runtuh. Bukan perpisahan yang di inginkan tapi takdir yang kembali berbicara pada dua insan yang sedang di masuk asmara. "Jika emang di awal aku salah buat jatuh cinta sama kamu. Tapi justru aku bersyukur, Tuhan itu baik, karena dengan mengenalmu saja aku bahagia walau tidak bisa memiliki." Kata Arunika tersenyum lirih.

More details
WpActionLinkContent Guidelines