We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Precious Memory [ ON HOLD ]

Precious Memory [ ON HOLD ]

  • WpView
    Reads 255
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 22, 2019
WpInfo
Fanfic
BTS
Dua insan yang selalu ingin saling melindungi dan memiliki hubungan erat seerat nadi, kini bagai dibatasi oleh suatu keadaan di mana mereka harus menanamkan rasa kuat dalam diri mereka. Kesalahpahaman terus terjadi, kepedihan dan rasa sesak yang terus dirasakan harus mereka lewati. Sampai satu kalimat yang membuat gadis berambut panjang itu merasa sesak yang luar biasa. "Maaf, kau siapa? Aku tidak ingat." "Ap-apa maksudmu? Ini aku Jiara. Jangan bercanda, Kook." Lelaki yang terbaring lemah di dalam ruangan beraroma obat-obatan itu hanya diam tanpa ekspresi apapun. Dengan air mata yang terus mendesak keluar gadis itu berkata, "K-kau tidak ingat?" Jawaban dari si Jeon itu membuat Jiara semakin rapuh. Namun, kisah dibalik kepergian Jungkook lah yang membuat Jiara ingin tetap disamping Jungkook dan membantu lelaki itu melewati semuanya. Lantas apa sebenarnya alasan Jungkook pergi?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dualisme [M]
  • Hujan di Langit Aresta
  • MEMORI
  • King of Demigod : Into The New World
  • Something Between
  • MonSoon Blues 🌟☂️ [END]
  • Under Shades ✓
  • Love's Serendipity
  • Under Suit ✓

Terjebak dalam dualisme Jeon Jungkook dan Kim Seokjin, bagaimana Kim Jisoo bisa bertahan? "Aku ini posesif. Kau hanya milikku, mengerti?" Seokjin. "Aku menyukai kekasihmu, hyung. Ah, ini berat untukku," Jungkook. "Aku menyayangimu, Jisoo. Apakah setelah ini perasaanmu berubah menjadi benci atau bagaimanapun, aku tetap menyayangimu." Taehyung.

More details
WpActionLinkContent Guidelines