Story cover for Raina dan Daniel  by sitisarahapril_
Raina dan Daniel
  • WpView
    Reads 187
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 187
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 7
Ongoing, First published Mar 10, 2019
Apakah semua ini harus diawali dari keegoisan seseorang?

Ya, orang orang emang egois. Mereka ga mau mendengarkan penjelasan seseorang karna mereka merasa yang paling bener. Cukup gue yang ngerasain rasa sakit disini, dan yang bikin gue hancur malah pergi gitu aja. 

Lemah? Bukan gue
Pecundang? Bukan gue
Gapunya rasa malu? Bukan gue
 
Tapi semua ini lo yang punya, lo lemah ngurusin pacar lo sendiri. Lo pecundang ga bisa memperjuangin pacar lo sendirian. Lo gapunya rasa malu yang udah bikin nama gue jatuh di mata orang orang.

Mungkin ini ga seberapa bagi lo. Lo harus rasain dulu yang gue rasa baru lo bakal sadar kesalahan lo yang sebenarnya.
All Rights Reserved
Sign up to add Raina dan Daniel to your library and receive updates
or
#7wakil
Content Guidelines
You may also like
Mantan Terindah by Restu_Khu
30 parts Complete Mature
Sebuah siksaan yang berat bagi Bagas untuk mengabaikan ketertarikan fisik terhadap mantannya, Nessa, yang saat ini berkali-kali lebih cantik dari Nessa yang dulu pernah ia kenal. Namun, prinsip mereka yang sejak dulu menjadi jurang pemisah diantara mereka rupanya tak lekang oleh waktu, walau ketertarikan diantara mereka sangat sulit mereka lawan. Bagas yang menganut budaya Barat, sementara Nessa yang menjunjung tinggi budaya Timur. Mungkinkah bisa bersatu? *** "Mungkin, aku tidak akan pernah bisa memberikan apa yang kamu inginkan, Nessa. Karena seperti yang kamu tahu aku tidak tertarik dengan komitmen dan sama sekali tidak meyakini sebuah mitos bernama cinta." "Kalau begitu, lepaskan pelukanmu biarkan aku pergi sekarang juga." "Itulah masalahnya Nessa, aku tidak ingin kamu pergi, mungkin sedikit egois, tapi itulah kenyataanya," "Bukan sedikit tapi sangat, sangat egois, Bagas. Kamu menginginkan tubuhku, menginginkan aku selalu di dekatmu dan melarang siapa pun mendekatiku, tapi kamu tidak tertarik untuk memilikiku." "Apakah seminggu ini, sikapku padamu kurang meyakinkanmu kalau aku sangat tertarik untuk memilikimu?" "Aku hanya melihat, keegoisanmu." "Tentu saja aku ingin memilikimu, Nessa. Bukankah aku pernah berkata padamu kalau aku akan memilikimu sesuai dengan keinginanku. Sekarang jika kamu ingin kita saling memiliki, maka terimalah tawaranku. Jangan pernah gunakan perasaanmu dalam hubungan ini, kita tinggal nikmati saja kebersamaan kita. Jangan pikirkan hari esok, cinta dan pernikahan. Tidak ada kesenangan yang menjanjikan dalam kehidupan seperti itu," "Aku pun bersedia menjadi milikmu, tapi 'memiliki' dalam versi aku, yaitu saling memiliki yang diawali dengan cinta dan pernikahan, karena kata 'memiliki' versimu, bukan definisi yang aku inginkan." kata-kata Nessa tegas dan mantap, niat untuk membawa Bagas pada prinsipnya kembali berkobar, walau tidak yakin akan berhasil tapi ia akan tetap mencobanya.
You may also like
Slide 1 of 10
ANELKA CALVARY cover
Tingkat Tiga cover
CINTA BEDA KARAKTER cover
MAUREN (On Going) cover
Jemuran Zone  cover
PELANGI  cover
HE IS MY MINE! cover
VENDRA ♡ cover
A3 [AMEL AJI & ANUGERAH]✔ cover
Mantan Terindah cover

ANELKA CALVARY

18 parts Complete

"Betah banget tu tangan di pegang ketos songong itu" "Maksudnya lo" "Lo milik gue Dis, gak ada orang yang boleh nyentuh lo" "Lepasin gue" "Gak sebelum lo , bilang lo mau jadi pacar gue" "Anelka lo gila ya" Orang yang menarik tangan Disa paksa itu adalah Anelka. "Gue gila karena elo" "Pergi gue , gue gak akan jadi pacar lo" "Mau kita buktikan" Belum sempat menjawab Anelka telah lebih dahulu melumat bibir Disa. Bukan nya menolak Disa malah seakan mengikuti permaian Anelka. "Gue kenapa, kok gue nerima perlakuan dia" Batin Disa berkecamuk" Sesaat kemudian Anelka melepaskan pangutan mereka berdua. "Katanya gak suka, kenapa gak nolak" Ucap Anelka dengan smrikannya. "Sekarang lo milik gue, pulang gue anter masalah motor lo biar gue yang urus" Baru saja Disa hendak membantah. "Gue gak Terima penolakan." Anelka meninggalkan Disa di sudut ruangan itu. "Shit, ada apa sama gue, apa iya gue suka sama Anelka? Ahh gak mungkin! " Batin Disa.