Raina dan Daniel

Raina dan Daniel

  • WpView
    Reads 187
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 18, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Apakah semua ini harus diawali dari keegoisan seseorang? Ya, orang orang emang egois. Mereka ga mau mendengarkan penjelasan seseorang karna mereka merasa yang paling bener. Cukup gue yang ngerasain rasa sakit disini, dan yang bikin gue hancur malah pergi gitu aja. Lemah? Bukan gue Pecundang? Bukan gue Gapunya rasa malu? Bukan gue Tapi semua ini lo yang punya, lo lemah ngurusin pacar lo sendiri. Lo pecundang ga bisa memperjuangin pacar lo sendirian. Lo gapunya rasa malu yang udah bikin nama gue jatuh di mata orang orang. Mungkin ini ga seberapa bagi lo. Lo harus rasain dulu yang gue rasa baru lo bakal sadar kesalahan lo yang sebenarnya.
All Rights Reserved
#3
wakil
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maria Broken Heart To My Love(Slow Update)
  • Gue Jadi Istri Muda ?
  • A3 [AMEL AJI & ANUGERAH]✔
  • Tingkat Tiga
  • Admire Or Love
  • VENDRA ♡
  • CINTA BEDA KARAKTER
  • My Life
  • Mantan Terindah
  • Destiny

Mengapa? cinta datang jika hanya untuk menyakiti, lalu pergi dan meninggalkan luka yang sangat dalam di lubuk hati. Haruska aku egois demi cinta? Pantas kah? Aku mendapatkan dia yang nyaris sempurna, dengan seorang gadis nakal yang selalu bolos dan bobby dugem sepertiku. Jawabannya jelas tidak! Karena dia yang kucintai. Memilih pergi dan menikah dengan wanita lain, tanpa mau berjuang bersamaku. Dia menyakitiku bertubi- tubi. Dimana aku menyaksikan dirinya bersanding dengan wanita lain di atas pelaminan. Memang aku yang terlalu bodoh, karena menyimpan rasa cinta kepada kakak tiriku sendiri. Sudah pasti cinta ini berakhir sia- sia. Aku sudah cukup berjuang untuk meyakinkan dirinya bahwa aku sangat mencintainya. Tapi dia tetap memilih pergi. Saat itu hatiku sangat hancur membuatku nyaris gila dan putus asa! Akhirnya! Semua kenakalan yang tidak lagi kuperbuat selama mengenalnya, kini kembali kulakukan. Tiada lagi hari- hari indah yang kulalui semua terasa hampa. Di sekolah hukuman kembali menjadi candu bagiku. Sampai seseorang membuatku kembali bangkit dan membuat hidupkku kembali berwarna. Dia adalah......

More details
WpActionLinkContent Guidelines