A Glimmer Of Hope

A Glimmer Of Hope

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 11, 2019
" Berhenti so care ke gua! Lu gak tau penderitaan gua! Di dunia ini gak ada satupun orang yang sayang sama gua. Jadi stop ngehalangin gua buat ngeakhiri penderitaan ini. Gua capek. Gua benci semuanya, Gua benci diri gua yang notabene pecundang ini! " - Anastia faradila - "Aku tau kok semua tentang kamu, tentang penderitaan kamu. berhenti seolah kamu paling menderita di dunia ini. Banyak diluar sana yang diberi cobaan lebih parah dari kamu, tapi mereka tetap optimis menjalani hidupnya. Satu hal yang perlu kamu tau gimana bisa ada orang yang menyayangi dirimu kalo kamu sendiri saja membenci dirimu sendiri?" - Alvaro bautista - Tentang seorang anastia faradila sang bad girl yang membenci dirinya sendiri, hendak mengakhiri hidupnya karena sudah tak mau menopang beban fisik dan batinnya. Namun di detik-detik terakhir ada seorang yang menghentikan nya. Ia bagaikan pangeran berkuda putih yang membawa secercah harapan ia adalah Alvaro Bautista yang merubah Anastia menjadi pribadi lebih baik dari sebelumnya. 📍Bandarlampung, 11 maret 2019 ©Copyright, by ltas
All Rights Reserved
#435
romancefanfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • When You Love Yourself (Tamat)
  • SONIA
  • No Longer Mate
  • ARGA : THE SAVAGE BOY {END}
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • MISSHELLA ✔
  • AURORA [END]
  • Cukup Mengagumimu [SELESAI]
  • Geng STJ
  • I Love You √

[JUARA 1 KPLI WRITING MARATHON 2021] Tak ada yang benar-benar terlahir dengan sempurna ke dunia. Sesuatu yang tersorot indah oleh mata, tak mungkin terlepas dari cela. Begitupun sebaliknya, apa yang tersorot buruk oleh mata, pasti menyimpan pesona yang tak terduga. Berawal dari Ajeng--gadis biasa yang seringkali mendapat gunjingan mengenai penampilan. Tak lupa, paras pun turut andil menjadi titik utama penilaian. Ayolah! Kapan perspektif menyakitkan itu mereda? Ajeng yang semula diam, kini mulai berani untuk beranjak. Menumpas semua konspirasi yang menurutnya tak pantas dilontarkan. Juga menyadarkan bahwa penilaian kebanyakan orang tak selamanya benar. Juga, pertemuannya dengan Daniel--pemuda satu angkatan dengannya--selalu berujung pada perseteruan. Usaha-usaha yang Ajeng lakukan guna merubah sikap Daniel yang semena-mena justru tak dihiraukan dan dianggap sebagai angin lalu semata. "Kita ini orang biasa, orang miskin. Kamu nggak akan bisa melakukan apa yang kamu ingin. Sebagai orang biasa, kita harus sadar diri, Nak." Apakah Ajeng akan berhasil dengan tindakannya? Note : Cermatlah saat membaca, jangan sampai kau melewatkan pesan-pesan yang tersirat di setiap partnya. Pintar-pintar memilah kata, ambil yang baik-baik dan buang yang buruk-buruk. Copyright © 2020 Start : 1 Desember 2020. Finish : 24 Januari 2021. Revisi : ---- Design cover by me.

More details
WpActionLinkContent Guidelines