Story cover for The Comunity Koplak by me_lindaaa
The Comunity Koplak
  • WpView
    OKUNANLAR 978
  • WpVote
    Oylar 123
  • WpPart
    Bölümler 9
  • WpView
    OKUNANLAR 978
  • WpVote
    Oylar 123
  • WpPart
    Bölümler 9
Devam ediyor, İlk yayınlanma Mar 10, 2019
"Yak lanjut,, juara 2 lomba kebersihan kelas adalah kelas 11 IPS 4" seru pak Ahmad dengan mikrofonnya.

Krik... Krikk.. 

"Bentar bentar tadi kelas berapa? " tanya Adiba sambil menengokan kepalanya ke tengah lapangan terlihat pak Ahmad yang sibuk membuka lembaran lembaran kertas.

"11 IPS 6 kan? " jawab Isna yang memang samar samar mendengar jika yang disebut pak Ahmad itu 11 IPS 6.

"Iyalah mana mungkin kelas kita,temboknya aja udah kek ular sanca ganti kulit terus tiap bulan" balas Rara menimpali ia sangat paham jika cat tembok kelas mereka itu hampir semuanya mengelupas walaupun sudah di cat berulang kali. 

"Woii kelas kalian tuh menang malah pada mlongo semua dasar rakyat rakyat aneh" ucap salah satu anak kelas 11 IPS 3 yang berbaris tepat di sebelah kelas 11 IPS 4.
Tüm hakları saklıdır
Eklemek için kaydolun The Comunity Koplak kütüphanenize ekleyin ve güncellemeleri alın
veya
#213squad
İçerik Rehberi
Ayrıca sevebilecekleriniz
Ayrıca sevebilecekleriniz
Slide 1 of 9
Kandang Setan: Reborn cover
STORY MY BAR BAR CLASS [ TERBIT ] cover
11 IPA 3 : Classmates [✔] cover
KEIYANA (END) cover
Classmates cover
Lena The Troublemaker cover
Cegil Komplek [00L] cover
KANDANG SETAN cover
Asam Manis Putih Abu(Edisi kelas purba) cover

Kandang Setan: Reborn

12 bölüm Devam ediyor

Kelas XII IPS 3 punya reputasi turun temurun yang nggak bisa dihapus: Kandang Setan. Julukan yang nempel karena kelas ini selalu dipenuhi murid paling ribut, paling susah diatur, dan paling banyak drama. Capek jadi sorotan negatif, sekolah ambil langkah drastis: acak ulang murid dan satukan si 'anak baik' dengan si 'anak nakal' dalam satu kelas. Kedengarannya gila? Memang. Tapi dari kegilaan itu, pelan-pelan tumbuh sesuatu yang nggak pernah diduga. Di tengah ribut-ribut kelas, gombalan absurd, sampai debat receh yang nggak penting, mereka mulai saling kenal... dan saling jaga. Bukan cuma soal nilai dan tata tertib, tapi soal belajar tumbuh bareng-bareng. Karena kadang, di tempat paling nggak terduga, kamu bisa nemuin versi terbaik dari diri kamu sendiri. Dan mungkin, keluarga yang nggak sedarah-tapi sehati.