Story cover for The Comunity Koplak by me_lindaaa
The Comunity Koplak
  • WpView
    Reads 978
  • WpVote
    Votes 123
  • WpPart
    Parts 9
  • WpView
    Reads 978
  • WpVote
    Votes 123
  • WpPart
    Parts 9
Ongoing, First published Mar 10, 2019
"Yak lanjut,, juara 2 lomba kebersihan kelas adalah kelas 11 IPS 4" seru pak Ahmad dengan mikrofonnya.

Krik... Krikk.. 

"Bentar bentar tadi kelas berapa? " tanya Adiba sambil menengokan kepalanya ke tengah lapangan terlihat pak Ahmad yang sibuk membuka lembaran lembaran kertas.

"11 IPS 6 kan? " jawab Isna yang memang samar samar mendengar jika yang disebut pak Ahmad itu 11 IPS 6.

"Iyalah mana mungkin kelas kita,temboknya aja udah kek ular sanca ganti kulit terus tiap bulan" balas Rara menimpali ia sangat paham jika cat tembok kelas mereka itu hampir semuanya mengelupas walaupun sudah di cat berulang kali. 

"Woii kelas kalian tuh menang malah pada mlongo semua dasar rakyat rakyat aneh" ucap salah satu anak kelas 11 IPS 3 yang berbaris tepat di sebelah kelas 11 IPS 4.
All Rights Reserved
Sign up to add The Comunity Koplak to your library and receive updates
or
#213squad
Content Guidelines
You may also like
hanya untuk bunda by KoboyKoboy9
9 parts Complete
"Gak usah sok suci deh, lo itu J***NG TAU GAK" teriak azzam keras, setetes air mata mengalir dari mata liyya, mendengar teriakan azzam yang begitu menusuk "gue kira bocah polos kayak lo tu emang beneran tulus, tapi ternyata gue salah, lo udah manfaatin muka polos lo itu buat nge bodohin gue IYA" belum sempat liyya menjawab azzam sudah kembali meradang. "Lo gak mau sama gue karena gue belum Kaya kan, jadi lo gak bisa foya foya kalau sama gue, dan lo malah sama om om itu supaya lo bisa punya banyak duit" sentak azzam keras, tanpa memperdulikan tatapan anak anak seisi kelas ipa 1, yang menatap azzam syok, apalagi mendengar teriakannya Mereka gak nyangka kulkas 7 pintu seperti azzam bisa banyak bicara kayak gitu "Lo gak mau pacaran sama gue bilangnya lo takut dosa tapi apa, LO MALAH SAMA OM OM ITU, NGAKU LO DIBAYAR BERAPA LO, BUAT BISA MUASIN MEREKA, JAWAB" suara azzam menggema, tak ada yang berani bersuara, semua takut jika azzam sudah mengamuk, bahkan ada yang berlari keluar kelas karena takut. Sedangkan liyya, air mata terus mengalir dari matanya, tanpa memperdulikan apapun liyya menghapus air mata kasar dan beranjak berlari pergi dari kelas. . . . Saat kalian bertanya siapa yang paling ku cinta di dunia ini? Jawabannya adalah bunda Dia bundaku.... Ya aku sangat menyayanginya dari dunia dan seisinya, aku hanya ingin, firman Allah yang kuhafal hari ini, kemarin dan esok, akan mengantarkannya kepada pintu syurga, ingin rasanya aku memasangkan mahkota hafalanku dikepalanya aku hanya ingin tetap bersamanya di dunia dan akhirat, aku hanya ingin melakukan setidaknya aku membalas satu persen dari yang dia lakukan untukku, meski hanya satu persen , aku tak mau memperosokkan dia kedalam jurang jahannam. maka izinkanlah kelak aku memasangkan mahkota ini di akhirat dan di dunia, meskipun kapan waktunya, aku akan berusaha
You may also like
Slide 1 of 10
Cegil Komplek [00L] cover
KEIYANA (END) cover
182 days cover
hanya untuk bunda cover
STORY MY BAR BAR CLASS [ TERBIT ] cover
ANTARA KITA DAN CERITA  cover
Misteri Teror Hantu disekolah (Sudah Terbit) ✓ cover
Asam Manis Putih Abu(Edisi kelas purba) cover
Crazy Classmates |END✔| cover
KANDANG SETAN cover

Cegil Komplek [00L]

23 parts Ongoing

Gimana jadinya kalau idol K-Pop tinggal satu komplek? Bukan cuma soal visual yang bisa bikin tetangga gagal fokus tiap pagi, tapi juga soal kisah kisah rumit yang tersembunyi di balik senyum mereka yang selalu terlihat sempurna, ada cinta pertama yang belum selesai, sahabat yang berubah jadi asing, dan rahasia masa lalu yang pelan pelan menyeret semuanya ke dalam konflik yang lebih dalam. Meski terinspirasi dari idol K-Pop, cerita ini membawa mereka ke dunia yang lebih membumi dan relatable dengan kehidupan kita, jadi anak komplek yang suka nongkrong di warung, naik motor boncengan ke sekolah, curhat sambil makan mie instan, dan jatuh cinta diam diam sama sahabat sendiri. Tapi di balik tawa dan candaan mereka, ada luka yang disembunyikan, ada pengkhianatan yang bikin sesak, dan ada keberanian untuk jujur tentang perasaan, bahkan saat itu menyakitkan. Mereka tumbuh bersama, saling menyakiti, saling menjauh, tapi juga saling menemukan jalan untuk menyembuhkan satu sama lain. Ini bukan cerita tentang siapa paling cantik atau siapa paling populer. Ini cerita tentang tumbuh dewasa, tentang kehilangan, dan tentang menemukan arti rumah di tengah kekacauan yang mereka ciptakan sendiri. Coba deh baca lima chapter dulu. Kalau nggak nagih, silakan protes. Tapi kalau tiba tiba baper dan nggak bisa move on... ya salah sendiri.