Story cover for DIA SUNSETKU by NurmaliaKirani
DIA SUNSETKU
  • WpView
    Leituras 456
  • WpVote
    Votos 27
  • WpPart
    Capítulos 13
  • WpView
    Leituras 456
  • WpVote
    Votos 27
  • WpPart
    Capítulos 13
Concluída, Primeira publicação em mar 10, 2019
"Aku mencintaimu tak perlu batas waktu seperti hidupku ini.
Mencintaimu benar- benar membuatku tak ingat bahwa aku hampir menyerah oleh keadaan ini.
Cintaku kepadamu menguatkanku untuk menjalani sisa-sisa dari diriku yang sekarang ini.
Jangan pergi dan jangan pernah hilang dari hidupku yang tinggal sebentar ini.
Jangan pernah ragu dan aku mohon tetaplah mencintai dan tinggal lebih lama seperti langit mencintai isinya.
Aku mencintaimu sunsetku..."

Aku Boy.  Lelaki lemah yang hanya bisa mengharap cinta dari orang-orang terdekatku. Semenjak Ibuku meninggal, semua berubah tidak peduli kepadaku. Abangku yang selalu sibuk dengan pekerjaannya. Ayah yang bisa aku bilang super sibuk juga dengan perkerjaannya, kasar dan suka marah tanpa aku tahu sebabnya dan juga selalu memaksakan kehendaknya tanpa mendengarkan pendapat. 
Biar begitu, aku tetap menyayangi mereka.

Sejak setahun yang lalu aku di vonis oleh dokter, aku sakit,  umurku terbatas. Aku ingin di sisa-sisa umurku, aku bisa merasakan perhatian dan cinta dari orang-orang yang membuatku bahagia. 

Aku bertemu wanita. Lalu wanita itu datang di hidupku.  Dia yang membuatku bahagia. 
Akankah aku bisa mendapat kebahagiaan? 
Akankah kebahagiaan itulah yang bisa membuatku bertahan? 
Akankah perhatian yang kudapat dahulu akan kembali?
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar DIA SUNSETKU à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#9ce
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Truth After Love (Tamat, segera terbit), de tiaxyl
36 capítulos Em andamento Maduro
perang "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
Semu [Completed] cover
MY BOYFRIEND IS MY HUSBAND cover
MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU cover
Tenggelam Dalam Rindu  cover
Love In Paris (COMPLETED) cover
Embun Purnama cover
Rendra & Lila [END] cover
CINTA UNTUK SENJA cover
Truth After Love (Tamat, segera terbit) cover
My Bromance [18+] End cover

Semu [Completed]

43 capítulos Concluída

"Ck. Kenapa sih setiap ketemu, selalu dalam kondisi memprihatinkan?" Suara itu, cukup membuatku mendongak memperhatikan seorang pemuda yang berdiri tepat dibawah sinar rembulan, jatuh membayanginya. Meski temaram aku masih dibuat takjub melihat senyum tipisnya. Malaikat Izrail.. Takjub atau takut? Ia berjongkok, sejajar dengan wajahku. Pemuda itu tersenyum lembut menatapku dengan mata hitam teduhnya. Tampak tak biasa ketika senyumnya semakin menguras energi di tubuhku seolah menyatakan bahwa nyawaku memang akan habis malam itu juga. Dibawah tatapannya. "Selalu aja cengeng. Pinjem Hp lo bentar, minta sms!" Dia berucap santai sambil menengadahkan tangannya. Aku menatapnya bingung, dia kesini hanya untuk meminta sms? ________ Dia membuatku mengerti apa arti rasa dan apa arti tinggal. kisah yang dia buat untuk ku mengerti, kedua rasa itu bisa dikendali tetapi tidak selalu dimiliki. dunia, kehidupan, binatang, tumbuhan bahkan manusia sifatnya Semu. Apa yang harus kulakukan ketika aku mengetahui segalanya? Menjauh atau tetap merengkuh? walau segalanya berakhir semu, 'Rasa' itu tetap akan membekas bukan? percayalah aku mencintaimu, namun aku tidak pernah mengatakannya. Amazing cover by : @rcover_ed ******* cerita pertama, semoga suka😊*******