Elpízo
  • WpView
    Reads 129
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 28, 2021
Aku tidak bermaksud menggerutu pada waktu. Sebuah hal pasti yang berdetak ada atau tanpaku. Kau yang menyisakan banyak tanya dalam benakku. Membiarkanku diruang tunggu tanpa waktu yang menentu. Seseorang yang mampu membiarkanku bertahan diruang ini cukup lama. Kemudian pergi begitu saja meninggalkan banyak tanya. Sesakit apapun yang kurasakan, aku akan terus menggenggam sebuah harapan. Hanya saja, aku takut tak mampu bertahan dan berharap karena aku tak punya alasan. Aku takut, tidak ada lagi orang yang kutunggu diruang itu. Aku takut disaat aku terus menunggu dan berharap akanmu sampai titik terakhirku dan ternyata pilihanmu bukan aku. -Freya Abigail Badra- Tetap diruangmu! Itu bukan permohonan, tetapi perintah. Dan itu mutlak. Aku tidak akan meninggalkanmu. Aku berjanji. Kau salah, jika berpikir bahwa aku tidak menjatuhkan pilihanku padamu. Aku sudah terjatuh padamu. Jauh sebelum dirimu. Bahkan sangat dalam. -Arion Edzard Melviano- Isi tulisan sepenuhnya adalah milik penulis. Maka apabila adapun kesamaan nama, tempat dan karakter lainnya, ini hanya fantasi penulis semata. Terimakasih :)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALVIN (On Going)
  • À PROPOS DE NOUS [HIATUS]
  • Long Distance Relationship
  • -Riska For Raina👑-
  • GREENSTA [END]
  • Jika Nanti Aku Kembali
  • 𝐏𝐀𝐑𝐀𝐋𝐄𝐋 𝐇𝐄𝐀𝐑𝐓𝐒𝐓𝐑𝐈𝐍𝐆𝐒
  • AKSELIO NALENDRA
  • The Black Room
  • Exchange Souls With Villains

⚠️FOLLOW SEBELUM MEMBACA⚠️ [ Berkomentar dengan sewajarnya, hargai siapapun orangnya dan apapun yang ia tulis ] Belum di revisi. [TANDAI TYPO!!] ________ Carilah orang-orang yang bisa membawa kamu ke jalan yang seharusnya kamu lewati untuk sampai pada tujuan yang baik. Banyak orang jahat berkeliaran hanya untuk kesenangan mereka pribadi, bahkan dalam keluarga sendiri pun masih sering orang yang melampiaskan masalahnya pada anggota keluarga yang tidak tahu apa-apa. Dan diposisi inilah aku hidup sebagai anak perempuan tunggal kaya raya, tetapi miskin kasih sayang. Sampai akhirnya, aku dipertemukan dengan seorang lelaki tangguh yang mengubah kehidupan ku hampir sepenuhnya. Ia benar-benar berbeda dari ayahku, padahal banyak sekali orang yang mengatakan bahwa jodoh seorang anak perempuan adalah cerminan dari seorang ayahnya. Aku sempat percaya dan takut dengan pepatah itu, sampai aku tidak menginginkan berjodoh dengan siapapun karena takut jodohku sama dengan watak ayahku. Namun nyatanya, itu hanyalah tipu daya manusia. Aku sekarang tidak akan percaya dengan pepatah yang belum tentu ada buktinya. Meskipun begitu rumornya, aku akan tetap menyayangi kedua orang tuaku yang telah membesarkanku. Aku pikir penderitaan ku cukup sampai disitu, Namun ternyata aku salah besar. Ada saatnya kita ditinggalkan oleh orang-orang yang kita sayang selama di dunia ini, mereka telah kembali pulang ketempat yang sudah seharusnya menjadi rumah terakhir. Tidak ada yang abadi di dunia ini, semuanya hanya sementara, tinggalah tanah yang rata dengan dunia. Aku tidak sekuat dan seberuntung orang lain diluaran sana, selalu ada saja cobaan yang mendatangiku satu-persatu. Aku selalu berjuang mati-matian untuk kehidupan ku sendiri agar merasa lebih baik dari sebelumnya, tapi tetap saja aku tak pandai menyelesaikannya, aku berusaha untuk hidup dan bangkit sendiri dari keterpurukan ini. WARNING!: DILARANG COPY/PASTE CERITA INI KARNA INI MURNI KARYA SAYA, JIKA ADA YANG COPPAST LAPORKAN KEPAD

More details
WpActionLinkContent Guidelines