Rona Merona

Rona Merona

  • WpView
    Reads 201
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 25, 2020
Sejak putus dari Azriel, Rona jadi sedikit menjaga jarak dari salah satu kaum yang biasa disebut; laki-laki. Jika ditanya apakah ia akan kembali menjalin hubungan percintaan? Mungkin Rona baru bisa jawab setelah sekian menit berpikir, karena Rona membutuhkan banyak waktu menyiapkan hati untuk kembali jatuh ke titik terendah, dan kembali siap menanggung segala konsekuensi jatuh cinta. Namun dalam suatu waktu prinsip itu tergoyah, berkat seorang laki-laki yang tidak tahu pentingnya 3 elemen dalam kehidupan; Maaf, Tolong, Terima Kasih. Ketiga hal itu merupakan tuntunan hidup yang selalu Rona pegang sampai sekarang. Tiga kata singkat yang sangat berarti namun sulit dilakukan. Karena laki-laki yang tidak tahu pentingnya maaf, tolong, dan terima kasih, Rona jadi dibuat repot. Salah satunya kembali repot terjebak dalam masalah cinta. ©2020 I c h e i c a
All Rights Reserved
#2
merona
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Why Friend?
  • Garis Fana [Terbit]
  • Bad-Boy (Complete)
  • IZINKAN AKU MEMILIH [TELAH TERBIT]
  • DEAR LOVE
  • ALEXON [END]
  • Caramel
  • Arsyilazka
  • CINTA YANG NYATA

[Jangan lupa follow sebelum membaca] *** "Ay, boleh nggak gue pinjem topi lo?" Ayleen hanya mengangguk, lantas memberikan apa yang diinginkan pemuda itu. Namun ternyata, barang yang ia pinjamkan bukan untuk dipakai, melainkan diberikan kepada gadis lain. Bukan, ini bukan kisah tentang Ayleen yang menjadi seorang sadgirl. Ia tidak akan membiarkan dirinya menangis karena Arsen, sahabat tercintanya itu. Hanya saja, ini terlalu sulit. Terlalu sakit pula jika terus menerus terjadi. Tapi, mau bagaimana lagi? Kebahagiaan Arsen adalah segalanya untuk Ayleen. Bahkan jika Arsen meminta dirinya berkorban, Ayleen akan memberikannya dengan senang hati. Selama Arsen masih bisa tersenyum, Ayleen tidak akan menolak. Sampai kapan pun (katanya). Hingga suatu saat semesta mengirimkan Refan dalam hidup Ayleen. Pemuda yang setia menunggunya. Pemuda yang rela menjadi sekedar pelariannya. Juga pemuda yang senantiasa bersabar dengan segala kebodohannya. Akankah Ayleen bisa mencintai Refan dengan sepenuh hati? Ataukah Arsen akan menyadari kehadiran Ayleen dan membalas cintanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines