Story cover for Hidden powerful Queen by sa-August
Hidden powerful Queen
  • WpView
    LECTURES 463
  • WpVote
    Votes 114
  • WpPart
    Chapitres 13
  • WpView
    LECTURES 463
  • WpVote
    Votes 114
  • WpPart
    Chapitres 13
En cours d'écriture, Publié initialement mars 11, 2019
[🍁] : : Dalam kehidupan segala hal menjadi sebuah tantangan, Dimana kita akan di uji antara melawan dan terus maju meski terasa sulit dan menyakitkan. atau Menyerah dan berhenti dengan genggaman yang tak mendapatkan hasil.

.
.
.

"Aku tak mengerti mengapa takdirku terus menunjukan jalan kehancuran dalam kehidupanku, keyakinanku adalah pasti di ujung sana takdir baikku menanti, namun harus sampai kapan aku tergelincir dan terjatuh dalam jurang curam nan kelam ini, dan aku akan memilih untuk terus maju, meskipun nyatanya menyakitkan, aku akan tetap berusaha hingga di ujung nafasku" . . . . . . .
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Hidden powerful Queen à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#111tangisan
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
Coffee Of My Life cover
The First, Not the Last cover
Secret Love Story "Unspeakable Love" (Complete) cover
The Martial Art of love cover
Sahabat Dunia Akhirat [SUDAH TERBIT] ✔ cover
Healing love cover
Caution When It Comes Love cover
MY JOURNEY [Tahap Revisi] cover
Life Full Of Question Marks cover
Need You cover

Coffee Of My Life

32 chapitres Terminé

Sebuah kisah cinta, kisah persahabatan dan kisah keluarga. Kisah yang menceritakan pahitnya kehidupan saat menjadi dirinya. Dia gadis bodoh yang semakin hari terdesak keadaan. Menjerit meminta tolong pada angin yang tak menghiraukannya. Apa mungkin kalian percaya pada keajaiban sebuah kesetiaan dalam penantian panjang? Ibunya mungkin suatu saat akan meninggalkannya dan pria itu mungkin bukan cinta sejatinya, tapi di sudut ruang dalam setitik cahaya yang menjadi satu-satunya harapan, ia mencoba mengukir akhir kisah yang manis. -- Sakit. Rasanya sakit sekali. Aku seperti menggores tubuhku dengan pisau yang kugenggam sendiri. Namun sebelumnya tanpa kusadari, aku terlebih dulu menikamnya. Lalu, bagaimana cara menolongnya sementara tangankupun tak sanggup lagi bergerak? Apa permintaan maaf masih bisa ditoleransi? -COMPLETED-