AMPLITUDO (Stagnasi #4)

AMPLITUDO (Stagnasi #4)

  • WpView
    Reads 48,504
  • WpVote
    Votes 7,147
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 19, 2024
WpInfo
Non-Fiction
Adipati Sagala membiarkan sepuluh tahun terakhir merenggut sesuatu yang dulu dia sebut 'bahagia'. Sepuluh tahun yang terus membuatnya mengutuki diri sendiri. Sepuluh tahun yang membuatnya menenggelamkan diri dalam kelelahan tanpa akhir. Dia tak lagi berharap pada cahaya. Dia hanya berharap bisa menerima segalanya. Dia hanya berharap cukuplah punggungnya untuk menerima semua lara. "Lo galau... gue juga. Kalau orang galau makan sama-sama, siapa tahu malu kalau nggak habis, jadinya ditelan semua." Lalu gadis itu tertawa. Ia ingin percaya bahwa derita bisa saja lebih ringan saat dipikul bersama. Dan gadis itu, menyediakan diri untuknya.
All Rights Reserved
#280
saga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TerraCotta (Completed)
  • ALENA SHANKARA AZELA
  • Hidden love At School
  • The Last Birthday With You
  • Diantara Langit & Senja
  • FOREVER YOURS REGARDLESS
  • Girlsfriend's best Friend
  • CLBK (Cisah Lama Belum Kelar)

Di usia yang nyaris kepala tiga, Terra masih tidak mengerti tujuan hidupnya apa. Selama lima tahun terakhir, dia merasa tidak ada yang berubah, waktu berhenti berputar dan tahu-tahu dia sudah dua puluh delapan tahun. Rasanya baru kemarin dia masuk kerja di perusahaan yang sekarang, tiba-tiba dia sudah mendapatkan gift box lima tahun pengabdiannya pada perusahaan. Sahabat baiknya yang dari bayi bersama dengannya sebentar lagi juga akan menikahi pujaan hatinya. Artinya hanya Terra saja yang akan sendirian setelah ini. Membayangkan itu saja sudah membuat Terra setengah gila dengan otak yang hampir cidera. Sedang adem-ademnya, kantor digemparkan dengan isu korupsi dan perselingkuhan atasannya sendiri, membuat Terra berada di posisi yang serba salah. Pekerjaan Terra yang tadinya damai-damai saja jadi seperti angin puting beliung karena munculnya sang atasan baru yang mengerikan. Kalau tidak ingat dosa, rasanya dia ingin berhenti hidup saja. Satu-satunya yang membuat Terra bertahan hidup adalah karena dia tidak mau mati konyol dan bingung ketika ditanya apa saja yang sudah dia lakukan di dunia nanti. Paling tidak harus ada yang dibanggakan dari dirinya kan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines